Pelabuhan Pantoloan Didorong jadi Simpul Logistik Sulawesi Tengah

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pelabuhan Pantoloan Didorong jadi Simpul Logistik Sulawesi Tengah PELABUHAN Pantoloan di Sulawesi Tengah.(Dok. MI)

PELABUHAN Pantoloan selangkah lagi bakal memperkuat posisinya sebagai urat nadi logistik utama di Sulawesi Tengah (Sulteng). Hari ini, Jumat (12/6), Tim KPPBC Bea Cukai Pantoloan turun langsung menggelar survei lapangan di PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan untuk mematangkan status penetapan area kepabeanan.

Bukan sekadar kunjungan biasa, verifikasi lapangan ini bermaksud memastikan seluruh sarana, prasarana, hingga sistem pengawasan di terminal telah memenuhi standar norma kepabeanan nan berlaku.

Terminal Head PT Pelindo TPK Pantoloan, Chaerur Rijal, menyambut hangat sinergi ini. Ia menegaskan, Pelindo berkomitmen penuh mengawal seluruh prosesnya demi kelancaran arus ekspor-impor dan pengedaran barang.

Apalagi, Pelabuhan Pantoloan saat ini menjadi gerbang utama bagi komoditas lokal nan sedang naik daun di pasar internasional, seperti durian montong asal Parigi Moutong dan produk olahan kelapa.

"Pasar ekspor untuk durian montong dan kelapa ini terus berkembang pesat. Karena itu, prasarana logistik nan andal sudah jadi nilai mati. Lewat area kepabeanan ini, kami bisa memaksimalkan jasa modern seperti penanganan reefer container (peti kemas berpendingin) dan aktivitas stuffing ekspor," jelas Chaerur.

Ia optimistis, peningkatan akomodasi ini bakal membikin produk-produk original Sulawesi Tengah semakin bertaji dan kompetitif di pasar global.

Di sisi lain, Pejabat Pemeriksa Bea dan Cukai (P2) KPPBC Pantoloan, I Made Nukeyada, menyebut bahwa survei ini merupakan kelanjutan dari koordinasi berbareng Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara pada April lalu.

"Kami memeriksa kesiapan area operasional, termasuk lapangan penumpukan dan Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT). Data dari lapangan ini bakal langsung kami susun sebagai laporan akhir ke Kantor Wilayah untuk meresmikan status area kepabeanan TPK Pantoloan," tutur I Made.  (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia