Anggie Ariesta
, Jurnalis-Jum'at, 06 Februari 2026 |13:42 WIB

Pegawai Pajak Mulyono dan Bea Cukai Jadi Tersangka, Purbaya: Bagus Enggak Rompinya? (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan sikap tegas dalam upaya pembersihan internal di lingkungan Kementerian Keuangan.
Menanggapi sejumlah oknum pegawai Bea Cukai dan Pajak nan jadi tersangka dan terlihat mengenakan "rompi oranye" KPK, Purbaya menyebut perihal tersebut sebagai corak peringatan keras bagi seluruh jajarannya.
Shock Therapy Pegawai Pajak dan Bea Cukai
Purbaya menegaskan bahwa tindakan norma tersebut kudu menjadi momentum bagi para pegawai untuk kembali konsentrasi pada integritas dalam menjalankan tugas negara.
"Bagus enggak rompinya? Hahaha. Enggak, itu shock therapy untuk pegawai pajak dan bea cukai, untuk lebih konsentrasi lagi ke depan menjalankan tugasnya. Saya pikir enggak apa-apa itu, tempatnya juga sama, ada perihal nan sama," ujar Purbaya usai Sidang Terbuka Satgas Debottlenecking, Jumat (6/2/2026).
Rombak Pejabat Ditjen Pajak
Langkah Purbaya tidak berakhir pada pembiaran proses hukum. Ia memastikan proses reorganisasi dan rekonsolidasi terus melangkah masif.
Setelah sebelumnya melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Purbaya mengonfirmasi bahwa sore ini giliran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) nan bakal menghadapi perombakan.
"Bea Cukai kan kemarin sudah saya tukar berapa puluh orang pegawai. Jadi, sore ini berapa puluh pegawai pajak pun saya bakal putar," tegas Purbaya.
Langkah ini diambil guna memutus mata rantai praktik nan tidak sehat sekaligus memastikan struktur organisasi kembali solid dan bersih.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·