Pedagang Es Doger Sampai Roti Kompak Naikkan Harga Efek Plastik Mahal

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga plastik nan tetap mahal membikin para pedagang makanan nan biasanya menggunakan bungkusan plastik mulai meningkatkan nilai produknya lantaran tak kuat lagi untuk membeli plastik kemasan.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di area Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (5/5/2026), beberapa penjual makanan dan minuman mulai meningkatkan nilai pengaruh dari kenaikan nilai plastik.

Mayoritas kenaikannya mencapai Rp1.000, di mana kenaikan terjadi di produk jajanan seperti es doger, roti, es teh, es kopi, dan lain-lainnya.

Suparno, salah satu pedagang es doger mengatakan nilai satu gelas sekarang mencapai Rp6.000, dari sebelumnya seharga Rp5.000, lantaran nilai plastik mengalami kenaikan.

"Sekarang 1 gelas es doger harganya Rp6.000, dulu Rp5.000, ya naik Rp1.000 pengaruh nilai plastik mahal," kata Suparno saat ditemui CNBC Indonesia, Selasa (5/5/2026).

Ia mengatakan nilai gelas plastik, nan dulu Ia beli seharga Rp15.000 per pak, sekarang mencapai Rp25.000 per pak, sehingga mau tidak mau Ia meningkatkan nilai jual es doger.

"Dulu beli gelas plastik per pack Rp15.000, sekarang boro-boro, sudah Rp25.000 per pack," lanjutnya.

Ia berambisi kepada pemerintah agar kenaikan nilai plastik bisa dibendung, agar nilai makanan dan minuman tidak ikut terkerek naik.

"Ya harapannya bisa diturunin lagi nilai plastiknya, soalnya sekarang sudah enggak bisa dibilang naik, tapi tukar harga," jelasnya.

Sedangkan pedagang roti bakul ialah Surono mengatakan nilai roti nan dijualnya naik Rp1.000 menjadi Rp6.000, dari sebelumnya Rp5.000.

"Iya, sekarang naik harganya. Sebelumnya 1 roti Rp5.000, sekarang Rp6.000, lantaran plastik lagi mahal," kata Surono.

Harga plastik nan tetap mahal membikin para pedagang makanan nan biasanya menggunakan bungkusan plastik mulai meningkatkan nilai produknya lantaran tak kuat lagi untuk membeli plastik kemasan. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Foto: Harga plastik nan tetap mahal membikin para pedagang makanan nan biasanya menggunakan bungkusan plastik mulai meningkatkan nilai produknya lantaran tak kuat lagi untuk membeli plastik kemasan. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Ia mengaku meningkatkan nilai roti baru-baru ini, lantaran tak sanggup untuk membeli plastik untuk membungkus rotinya.

"Wah, jika harganya tetap Rp5.000, sudah enggak kuat buat beli plastik, mahal-mahal plastik sekarang, terpaksan naikkin Rp1.000," terangnya.

Begitu juga Dian, pedagang es teh manis solo, di mana nilai satu gelas untuk jenis teh biasa nan sebelumya Rp3.000, sekarang naik menjadi Rp5.000 per gelasnya.

"Iya, nilai plastik lagi mahal, mau enggak mau kita naikkan nilai es tehnya, yg reguler biasanya Rp3.000, sekarang Rp5.000," kata Dian.

Ia pun biasanya membeli gelas plastik seharga Rp20.000 per pack, sekarang Ia kudu merogoh gocek lebih dalam, di mana harganya naik menjadi Rp30.000 per pack. Begitu juga plastik untuk pembungkus teh.

"Harga gelas plastiknya nan lagi naik, dulu saya beli se-pack Rp20.000, sekarang sudah enggak dapet, kudu beli Rp30.000," ujarnya.

Sementara itu Iman, pedagang es kopi gerobak sepeda keliling alias Starling, mengaku tidak ada kenaikan harga, di mana jenis termurah ialah seharga Rp8.000. Namun, Ia mengaku ada kenaikan nilai plastik belakangan ini.

"Iya, kabarnya plastik lagi mahal, hanya nilai kopi di sini enggak naik sih, termurah Rp8.000, saya enggak tahu banget sih, lantaran nan tahu bos," kata Iman

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News