Pedagang di bawah LRT Matraman Terganggu Galian-Takut Trotoar "Hilang"

Sedang Trending 13 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pembangunan jalur LRT Jakarta di area Matraman, Jakarta Timur sejatinya sudah selesai. Namun, tetap menyisakan beberapa pekerjaan nan kudu diselesaikan beberapa pihak terkait.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di sekitar flyover Matraman, terpantau suasana jalan ramai lancar. Tampak juga jalan dari perempatan Matraman menuju Stasiun LRT Proklamasi juga sudah kembali diperbaiki.

Namun, beberapa masyarakat sekitar tetap mengeluhkan kondisi trotoar nan justru sekarang sejajar dengan jalan raya. Tak hanya itu saja, di dekat perempatan Matraman, juga tetap ada galian nan cukup menghalangi jalan. Kondisi jalan juga tetap tampak berdebu.

Salah satunya Rahmat, pedagang warteg nan lokasinya tak jauh dari perempatan Matraman, di mana debu jalan tetap kerap masuk ke tokonya.

"Sebenarnya jalannya sudah agak bagusan ya dibanding saat pembangunan, hanya debunya tetap ada dan kadang bisa masuk ke dalam, kan jika pembeli lagi makan, agak gimana gitu," kata Rahmat saat ditemui wartawan CNBC Indonesia, Jumat (16/10/2026).

Konidisi jalan sekitar LRT Jakarta di area Matraman, Jakarta, Jumat (16/10/2026), (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)Konidisi jalan sekitar LRT Jakarta di area Matraman, Jakarta, Jumat (16/10/2026), (CNBC Indonesia/Chandra Dwi) Foto: (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)

Selain itu, jumlah pembeli nan datang juga tetap belum pulih lantaran di depan tokonya tetap ada galian.

"Itu depan galian memang agak menganggu sih, padahal jika enggak ada galian, mungkin kendaraan enggak perlu belok lewat jalur unik Transjakarta," terangnya.

Nasib sedikit berbeda dirasakan oleh pedagang warteg lainnya ialah Neneng, di mana pembeli tetap cukup ramai. Saat pembangunan berlangsung, Ia mengaku mendapat banyak pembeli dari pekerja proyek LRT.

"Ya jika ramai sih, ya ada pembeli lah, dibilang turun enggak, naik juga belum, stabil sih, dulu pas tetap pembangunan, malah banyak pekerjanya makan di sini," kata Neneng.

Meski begitu, Ia juga tetap resah lantaran badan jalan makin mendekati tokonya.

"Dulu sebelum dimulai proyeknya, di sini ada trotoar, hanya trotoarnya sekarang seperti tenggelam, sudah sejajar dengan jalan, takutnya kelak jika mau rapihin trotoar, kita nan kena," ujarnya.

Sementara itu Warni, penduduk sekitar Matraman juga mengaku kesulitan lantaran trotoar seakan 'hilang'.

"Iya sih sudah rapi, hanya trotoarnya seperti mau hilang, entah ini dirapihin lagi alias engga, kan kelak jika Stasiun Proklamasi dibuka, agak susah juga jalan kakinya," kata Warni.

Konidisi jalan sekitar LRT Jakarta di area Matraman, Jakarta, Jumat (16/10/2026), (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)Konidisi jalan sekitar LRT Jakarta di area Matraman, Jakarta, Jumat (16/10/2026), (CNBC Indonesia/Chandra Dwi) Foto: (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑