Ilustrasi(Dok PB Orado)
PENGURUS Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menemui Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, guna memaparkan perkembangan organisasi setelah resmi disahkan sebagai personil ke-82 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Langkah itu menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat legalitas norma dan arah pembinaan olahraga domino nasional nan sekarang telah terintegrasi dalam ekosistem keolahragaan Indonesia.
Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyatakan bahwa status keanggotaan penuh di bawah KONI Pusat merupakan petunjuk besar untuk mentransformasi domino menjadi bagian olahraga nan ahli dan berprestasi.
Sebelum mencapai posisi ini, ORADO telah mengantongi restu dan pengesahan dari Kementerian Hukum RI, Kemenpora, KONI, serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sesuai petunjuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.
“Alhamdulillah, ORADO telah resmi menjadi personil KONI Pusat. Kami menyampaikan kepada Bapak Yusril bahwa capaian ini bukan hanya pengakuan terhadap organisasi, melainkan juga amanah besar untuk membangun olahraga domino nan profesional, terstruktur, dan berprestasi,” ujar Yooky Tjahrial dalam keterangannya.
Hingga saat ini, penetrasi organisasi telah menjangkau 38 provinsi dan 309 pengurus bagian di tingkat kabupaten/kota. Guna menyeragamkan teknis permainan di seluruh wilayah, PB ORADO juga telah menerbitkan izin baku berjudul The Law of Domino 101 nan mengatur standardisasi patokan main, perangkat, hingga sistem kejuaraan nasional.
“Olahraga nan besar kudu mempunyai patokan nan jelas dan standar nan sama. Karena itu ORADO menyusun The Law of Domino 101 sebagai pedoman nasional dalam penyelenggaraan olahraga domino di seluruh Indonesia,” tutur Yooky.
PB ORADO sekarang tengah gencar menjalankan program training pembimbing dan wasit secara berjenjang guna mendukung ekosistem kejuaraan dari level wilayah hingga kejuaraan nasional.
Selain memproyeksikan domino agar dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON), kepengurusan Yooky juga mulai merintis pembentukan jejaring dunia demi menginisiasi lahirnya Federasi Domino Internasional.
“Menjadi personil KONI bukan garis akhir bagi ORADO. Justru ini titik awal untuk membangun olahraga domino Indonesia agar mempunyai sistem pembinaan nan kuat, prestasi nan membanggakan, serta bisa membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. Saatnya melangkah lebih besar. Saatnya ORADO berprestasi dari Indonesia untuk dunia,” pungkas Yooky. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·