Pasokan Sapi Menurun, Harga Daging Sapi di Sidoarjo Melonjak Rp130 Ribu per Kilogram

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Pasokan Sapi Menurun, Harga Daging Sapi di Sidoarjo Melonjak Rp130 Ribu per Kilogram Ilustrasi(MI/HERY SUSETYO)

HARGA daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sidoarjo melonjak hingga Rp130 ribu per kilogram dalam sebulan terakhir. Kenaikan nilai ini dipicu oleh menyusutnya pasokan sapi ke Tempat Pemotongan Hewan (TPH) di wilayah tersebut.

Pantauan di Pasar Induk Larangan dan Pasar Krian menunjukkan, nilai daging sapi kualitas super nan sebelumnya berkisar Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, sekarang menyentuh nomor Rp130 ribu per kilogram. Sementara itu, untuk jenis daging tetelan rawon dijual seharga Rp120 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Larangan, Sari, membenarkan lonjakan nilai nan terjadi pada seluruh jenis daging sapi.

"Yang super sekarang Rp130 ribu, jika nan rawonan Rp120 ribu per kilogram," kata Sari, Kamis (6/8).

Penurunan pasokan sapi siap pangkas di TPH memaksa para majikan dan pedagang berebut untuk mendapatkan bagian. Kondisi ini secara otomatis mendongkrak nilai modal di tingkat jagal.

Pedagang daging sapi lainnya, Kusmiati, mengeluhkan imbas dari kenaikan ini nan berujung pada penurunan omzet penjualan hingga 50 persen akibat sepinya pembeli.

"Katanya sapinya mahal sekarang, jadi dari pemotongan sudah tinggi harganya. Penjualan sunyi sekali, turun sampai separuh," ungkap Kusmiati.

Selain daging sapi, komoditas bahan pangan lain di Sidoarjo juga mulai merangkak naik. Harga daging ayam pangkas nan semula berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram sekarang naik menjadi Rp35 ribu per kilogram. Para pedagang berambisi pemerintah wilayah segera turun tangan melakukan intervensi pasar guna menstabilkan pasokan dan nilai kebutuhan pokok. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia