Binti Mufarida
, Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |19:28 WIB

Ilustrasi tsunami (Foto: Ist/Okezone)
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gelombang tsunami setinggi 1,61 meter menerjang Reo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi tektonik dangkal magnitudo 7,7 mengguncang wilayah utara Pulau Flores, Sabtu (15/8/2026).
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan tsunami juga terpantau di sejumlah wilayah pesisir lainnya. Berdasarkan jaringan observasi muka air laut (tide gauge), gelombang tsunami di Maurole, Ende, tercatat setinggi 0,94 meter. Sementara itu, gelombang di Bulukumba dan Sape Bima tercatat melampaui 0,5 meter.
“Kemudian ketika kita mensimulasikan dengan gelombang tsunami tadi, juga diverifikasi dengan observasi muka laut nan terpasang di beberapa ratus titik di seluruh Indonesia. Ini beberapa tempat nan warna orange ini adalah nan ketinggian tsunaminya lebih dari separuh meter. Terutama adalah nan pertama nan mencapai 1,6 meter di Kota Manggarai Timur dan 1,61 meter di Reo, Manggarai, NTT. Selebihnya nan tertinggi juga 0,94 meter di Maurole, Ende,” ungkap Faisal.
Faisal menjelaskan, BMKG sebelumnya mengeluarkan peringatan awal tsunami hanya dalam waktu 2 menit 16 detik setelah gempa utama terjadi. Peringatan awal kemudian dimutakhirkan sekitar 10 menit setelahnya, setelah parameter gempa stabil dan diperoleh secara lebih presisi.
BMKG, kata Faisal, menguji sistem running model multi-skenario dan membagi status ancaman tsunami ke dalam kategori 'Siaga', ialah potensi tinggi 0,5 meter hingga 3 meter, serta 'Waspada' untuk ketinggian di bawah 0,5 meter. BMKG resmi mengakhiri seluruh Peringatan Dini Tsunami pada pukul 07.30 WIB setelah pemantauan muka laut mengonfirmasi kondisi air laut telah kembali aman.
Pascagempa utama, aktivitas kegempaan di wilayah utara Pulau Flores tetap terus berlangsung. Hingga pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 235 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·