Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 10 April 2026 |21:41 WIB

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pelaku upaya perikanan untuk menerapkan Sistem Ketertelusuran dan Logistik Ikan Nasional (Stelina). (Foto :Okezone.com/KKP)
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pelaku upaya perikanan untuk menerapkan Sistem Ketertelusuran dan Logistik Ikan Nasional (Stelina) guna memperkuat daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.
Penerapan sistem ini merupakan bagian dari penguatan perikanan berkepanjangan nan bermaksud meningkatkan transparansi rantai pasok serta memastikan pemanfaatan sumber daya perikanan sesuai dengan daya dukung ekosistem.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf mengatakan, produk perikanan saat ini tidak hanya dituntut berkualitas, tetapi juga kudu berasal dari rantai pasok nan legal, transparan, tertelusur, serta berkelanjutan.
“Produk perikanan nan dibutuhkan saat ini bukan lagi sekadar produk nan berkualitas, tetapi juga nan berasal dari rantai pasok nan legal, transparan, tertelusur, serta menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial,” kata Didit di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Ia menambahkan, konsumen dunia sekarang semakin menuntut info nan jelas mengenai asal-usul produk perikanan, termasuk metode penangkapan dan praktik budidaya, serta dampaknya terhadap ekosistem. Karena itu, ketertelusuran dinilai telah menjadi kebutuhan pasar.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·