Tim Okezone
, Jurnalis-Jum'at, 11 September 2026 |10:28 WIB

Partai Perindo Gerak Cepat Bantu Warga Ketapang Hadapi Krisis Air
KETAPANG - Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) serta kekeringan tetap melanda 15 dari 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Puncak kemarau panjang pada September ini membikin persoalan kian berat. Ketika lahan mengering dan asap karhutla menakut-nakuti kesehatan, penduduk juga kudu berjuang mendapatkan air bersih.
DPD Partai Perindo Kabupaten Ketapang turun membantu melalui aktivitas Perindo Berbagi Air Bersih. Aksi tanggap darurat digelar selama dua hari berturut-turut di Desa Sukabangun Dalam dan Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan; Desa Negeri Baru, Kecamatan Benua Kayong serta sejumlah titik lainnya.
“Kondisi alam di Ketapang saat ini sangat memprihatinkan. Selain kudu menghadapi cuaca panas dan asap karhutla, penduduk juga krisis air. Meskipun kami belum bisa menjangkau seluruh pelosok Ketapang, setidaknya kami datang meredam krisis di area pusat kota dan sekitarnya,” ujar Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Ketapang Amantus Sumarno, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, lebutuhan air bersih semakin mendesak setelah Ketapang mengalami periode tanpa hujan nan panjang. BMKG Kalbar mencatat wilayah tersebut mengalami hari tanpa hujan (HTH) selama 63 hari.
Kondisi serupa turut terjadi di sejumlah wilayah lain di Kalbar nan menghadapi puncak tandus pada September 2026.
Amantus mengatakan, Partai Perindo Ketapang bakal terus bergerak selama hujan belum turun dan kebutuhan air bersih penduduk belum terpenuhi.
“Selama hujan belum turun dan air bersih belum tersedia dengan layak, kami bakal terus bergerak. Ini bukan sekadar membagi air, melainkan bukti keberadaan Perindo nan peka terhadap penderitaan rakyat,” ujarnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·