Masyarakat mengeluhkan adanya parkir liar di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kondisi itu dinilai mengganggu arus lampau lintas dan membahayakan pengguna jalan.
Di media sosial juga ramai soal keluhan ini. Dalam video beredar memperlihatkan ruas jalan di dekat stasiun tersebut dipenuhi kendaraan roda dua nan parkir hingga menutupi separuh badan jalan.
Kondisi ini dikeluhkan penduduk lantaran menyebabkan kemacetan, terutama saat jam pulang kerja, serta memaksa pejalan kaki melangkah di badan jalan.
Menanggapi perihal ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bakal melakukan penertiban. Namun, mengenai waktu kapannya, Pramono belum menyampaikannya lebih lanjut.
"Di selatan, saya bakal secara unik minta kepada Pak Wali Kota Jakarta Selatan untuk memimpin itu [penertiban]," kata Pramono usai meninjau pengerukan Kali Banjir Kanal Barat di Kebon Melati, Jakarta Pusat, Jumat (10/4).
Pram menjelaskan, penertiban parkir liar menjadi bagian dari upaya penataan area nan selama ini kurang tertib.
Menurutnya, sejumlah letak di Jakarta juga mulai dirapikan setelah bertahun-tahun tidak tersentuh penataan.
"Seperti nan terjadi di Jakarta Pusat, misalnya di belakang Grand Indonesia nan nyaris 20 tahun lebih tidak pernah dirapikan, sekarang kami rapikan. Termasuk di RSCM dan tempat-tempat lain," kata Pram.
Pramono menegaskan, praktik parkir liar di beragam titik, termasuk di area strategis seperti sekitar stasiun MRT, bakal menjadi perhatian serius Pemprov DKI ke depan.
"Tempat-tempat lain memang parkir liar bakal kami rapikan termasuk nan di Rasuna Said kemarin," tambahnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·