Panjat Tebing Indonesia Targetkan Dua Emas di Asian Games 2026

Sedang Trending 19 jam yang lalu
Panjat Tebing Indonesia Targetkan Dua Emas di Asian Games 2026 Timnas panjat tebing Indonesia nan bakal berkompetensi di Asian Games 2026.(MI/dok. NOC Indonesia )

TIMNAS panjat tebing Indonesia menetapkan sasaran ambisius dengan membidik dua lencana emas pada arena Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Target tersebut difokuskan pada nomor speed dan lead, dengan tetap membuka kesempatan prestasi dari nomor-nomor lainnya.

Manajer Tim Panjat Tebing Indonesia, Aries Susanti, menyampaikan optimisme tersebut saat menerima kunjungan Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, di Pusat Latihan Nasional (Pelatnas) FPTI, Bekasi, Minggu (27/7). Aries menegaskan bahwa seluruh tim tengah bekerja keras untuk memberikan hasil terbaik bagi Merah Putih.

"Target kami tetap dua lencana emas, dari nomor speed dan lead. Kami juga tetap mempunyai kesempatan dari nomor lain. Mohon angan dan support seluruh masyarakat Indonesia agar atlet-atlet kami bisa memberikan nan terbaik," ujar Aries.

Dukungan Nonteknis dari CdM

Kunjungan Todotua Pasaribu ke pelatnas bermaksud untuk memastikan kesiapan kontingen dari aspek nonteknis. Dialog langsung dengan pengurus, atlet, dan ofisial dilakukan guna mengidentifikasi kebutuhan spesifik nan dapat difasilitasi oleh tim CdM menjelang keberangkatan ke Jepang.

Todotua menekankan pentingnya kelancaran logistik agar atlet dapat berkonsentrasi penuh pada pertandingan. "Kami mau memastikan seluruh aspek nonteknis, mulai dari keberangkatan, akomodasi, hingga transportasi, dipersiapkan dengan baik agar atlet tampil maksimal," tuturnya.

Rincian Target dan Persiapan Panjat Tebing Asian Games 2026

Aspek Keterangan
Target Utama 2 Medali Emas
Nomor Unggulan Speed dan Lead
Lokasi Pelatnas Bekasi, Jawa Barat
Pesaing Utama (Speed) Tiongkok, Kazakhstan, Iran, Jepang, Thailand

Veddriq Leonardo Waspadai Persaingan Ketat

Peraih lencana emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, menyambut positif perhatian dari tim CdM. Menurutnya, support ini menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para atlet nan tengah menjalani persiapan intensif.

Meski demikian, Veddriq menyadari bahwa tantangan di Asian Games 2026 bakal jauh lebih berat, terutama di nomor speed. Selain aspek musuh nan semakin kuat, adanya fase kualifikasi wajib membikin persaingan menjadi lebih kompetitif.

"Indonesia tetap berada di area podium. Secara keahlian kami cukup merata, sekarang tinggal gimana kesiapan mental saat hari pertandingan untuk membuktikannya di arena," pungkas Veddriq. (Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia