PAN Usul RUU Pemilu jadi Inisiatif Pemerintah, Ini Untungnya untuk Partai

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPP PAN Saleh Daulay menyatakan pembahasan revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu tetap terbatas obrolan internal di fraksi-fraksi partai DPR.Saleh mengusulkan RUU itu menjadi usulan inisiatif pemerintah agar pembahasan bisa segera terlaksana.

"Seingat saya, RUU Pemilu itu selalu atas inisiatif pemerintah. Kalau memang mau dibahas, untuk nan sekarang pun saya usul untuk diambil oleh pemerintah. Tinggal dibahas lagi di Baleg agar pembahasan bisa segera dimulai," kata Saleh kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Dengan menjadi usulan pemerintah, menurut Saleh perihal itu bisa mengurangi dinamika partai politik.

"Kalau didasarkan atas inisiatif pemerintah, pergelutan pikiran dan agenda parpol dapat dihindari di awal pembahasan. Kalaupun ada perbedaan, kelak bakal diakumulasi pada saat pembahasaan DIM," ujarnya.

Saat ini, Saleh memastikan belum ada pembahasan RUU Pemilu. Menurutnya di internal parpol sendiri tidak mudah mengambil keputusannya.

"RUU Pemilu itu sangat penting. Masing-masing partai punya kepentingan. Mulai dari tahapan pembentukan penyelenggara, sampai pada penghitungan dan penetapan hasil. Tidak mudah membicarakannya," ujarnya.

Nantinya, Saleh memastikan pembahasan RUU pemilu mengakomodir kepentingan semua pihak, termasuk tokoh agam hingga ormas

"Semua kudu dilibatkan. Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ormas, perguruan tinggi, dan seluruh komponen nan terkait. Inilah nan dimaksud dengan meaningful participation. Tidak boleh ada nan tertinggal dan ditinggalkan," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita