Pamit dari Manchester City, Pep Guardiola Titip Pesan Penting untuk Suksesornya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Pamit dari Manchester City, Pep Guardiola Titip Pesan Penting untuk Suksesornya Pep Guardiola resmi menyudahi satu dasawarsa masa baktinya di Manchester City. Ia pergi dengan kepercayaan penuh bahwa klub bakal tetap sukses di masa depan.(Manchester City)

PEP Guardiola resmi menyudahi masa baktinya nan gemilang selama 10 tahun berbareng Manchester City. Meski laga terakhirnya ditutup dengan kekalahan 1-2 dari Aston Villa di Etihad Stadium, manajer legendaris asal Katalan tersebut pergi dengan kepala tegak setelah mempersembahkan trofi FA Cup dan Carabao Cup, serta finis di ranking kedua Liga Premier Inggris musim ini.

Kini, Manchester City bersiap menghadapi era baru tanpa laki-laki nan telah menyumbangkan 20 trofi sepanjang sejarah emas klub. Dalam konvensi pers terakhirnya, Guardiola menegaskan kepercayaan mutlaknya bahwa klub telah berada di posisi nan sangat ideal untuk melanjutkan tradisi juara. Ia juga menjamin bahwa pembimbing nan bakal menggantikannya kelak bakal menerima support penuh tanpa syarat dari jejeran manajemen klub.

"Karena mereka keras kepala dan tahu persis apa nan mau mereka lakukan," ujar Pep menjelaskan alasannya begitu percaya diri dengan masa depan City.

"Mereka tahu betul bahwa lawan-lawan di sini dan di Eropa sangat tangguh. Setiap trofi nan kami menangkan tidak kami anggap remeh. Kami memenangkan satu final melawan Arsenal dan final lainnya melawan Chelsea. Saya tidak bakal mengatakan tidak ada tim nan bagus. Kami melawan tim seperti Aston Villa nan memenangkan Europa League dan merupakan tim top."

Guardiola juga menitipkan pesan menyentuh kepada para suporter setia The Citizens agar selalu mengapresiasi setiap pencapaian tim, tanpa kudu mematok standar kebahagiaan nan berlebihan.

"Semua nan mau saya katakan kepada para fans adalah nikmati setiap langkah, nikmati semua nan kalian lakukan. Jangan menunggu untuk memenangkan Liga Champions baru bisa bahagia, nikmati prosesnya. Saya tahu para pemain di sini bakal melakukannya. Saya tahu itu."

Mengenai sosok penggantinya kelak, Guardiola mengaku siap menyambut suksesor tersebut dengan tangan terbuka serta memberikan wejangan terbaik agar sang pembimbing baru bisa bekerja dengan nyaman.

"Ketika klub memberi tahu saya siapa orangnya [suksesornya], saya bakal meneleponnya. Saya bakal mengatakan perihal nan sama seperti nan saya katakan kemarin: jadilah dirimu sendiri. Klub bakal mendukungmu tanpa syarat, nan merupakan pujian terbesar."

"Semua manajer nan pernah berada di sini merasa beruntung dengan adanya Txiki dan sekarang Hugo, Ferran dengan semua pekerjaan nan telah dilakukannya, dan terutama Khaldoon. Jadilah dirimu sendiri, Anda bakal dilindungi di momen-momen buruk, lebih dari di klub lain mana pun. Bebaskanlah ide-idemu, pergilah ke sana, dan bekerjalah nan banyak."

Guardiola menutup pernyataannya dengan optimisme tinggi fondasi kuat nan telah dia bangun tidak bakal goyah.

"Kami membangunnya ketika kami tiba di sini, selalu pesan saya adalah menangkan pertandingan itu. League One di Carabao Cup? Cobalah memenangkan pertandingan dan lihat apa nan terjadi kemudian, lampau melangkah maju. Itu adalah langkah terbaik. Saya sangat percaya mengetahui orang-orang di sini, perihal itu bakal terjadi. Dan semuanya bakal baik-baik saja. Semuanya."

Untuk merayakan pencapaian tim pria, wanita, dan akademi Manchester City sepanjang musim 2025/26 ini, pihak klub mengonfirmasi bakal menggelar parade bus genting terbuka pada Senin, 25 Mei, nan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas seremoni unik berjudul 'The After Party' di Co-op Live. (Manchester City/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia