Pakistan Dapat Bantuan Utang Rp 23 T dari IMF untuk Stabilkan Ekonomi

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Ilustrasi penduduk Pakistan Foto: AFP/Rizwan Tabassum

Pakistan mendapatkan biaya segar sekitar USD 1,32 miliar alias sekitar Rp 23 triliun (kurs Rp 17.377) setelah Dewan International Monetary Fund (IMF) menyetujui pencairan lanjutan pinjaman dalam program pembiayaan nan sedang berjalan.

Dana tersebut diharapkan memperkuat keahlian Pakistan menjaga stabilitas ekonomi di tengah meningkatnya akibat global.

Mengutip Bloomberg, Minggu (10/5), Pakistan bakal memperoleh sekitar USD 1,1 miliar melalui skema Extended Fund Facility (EFF). Selain itu, negara tersebut juga bakal menerima sekitar USD 220 juta lewat program Resilience and Sustainability Facility nan difokuskan untuk pendanaan mengenai iklim.

“Upaya kebijakan Pakistan di bawah kesepakatan EFF telah menghasilkan kemajuan signifikan dalam menstabilkan ekonomi dan membangun kembali kepercayaan di tengah lingkungan dunia nan menantang, termasuk perang Timur Tengah nan sedang berlangsung,” kata IMF dalam pernyataannya.

video story embed

Perekonomian Pakistan sebelumnya berada dalam tekanan akibat lonjakan nilai minyak. Kondisi itu mendorong bank sentral setempat meningkatkan suku kembang secara mengejutkan guna meredam tekanan inflasi.

Di sisi lain, posisi persediaan devisa Pakistan juga tetap rapuh. Situasi tersebut terjadi setelah Saudi Arabia menjanjikan support finansial sebesar USD 3 miliar, sementara United Arab Emirates meminta pembayaran utang dengan nilai serupa.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan