Pakai Masker di Tengah Kabut Asap, Ribuan Warga Kalbar Salat Istisqa Minta Hujan

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) dipadati ribuan penduduk pagi ini. Mereka melaksanakan salat Istisqa untuk memohon hujan di tengah tandus panjang dan kepungan kabut asap akibat kebakaran rimba dan lahan (karhutla).

Dilansir detikKalimantan, salat Istisqa digelar sekitar pukul 07.00 WIB. Jemaah mengenakan masker terlihat di tengah penyelenggaraan salat. Masker menjadi pelindung penduduk dari paparan asap nan tetap menyelimuti sejumlah wilayah Kalbar.

Salat Istisqa tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalbar, Rektor IAIN Pontianak, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalbar, serta Imam Besar Masjid Raya Mujahidin Pontianak dan pemerintah daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salat meminta hujan ini menjadi ikhtiar umat Islam menghadapi kondisi kekeringan nan diperparah karhutla. Warga memanjatkan angan agar hujan segera turun dan membawa keberkahan sekaligus membantu meredakan musibah asap.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan potensi kebakaran. Kondisi tersebut tidak hanya memicu kebakaran lahan, tetapi juga membikin kebakaran gedung lebih mudah membesar.

Karena itu, menurut Edi, penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan dengan langkah teknis. Pemerintah berbareng masyarakat juga melakukan ikhtiar melalui doa.

"Salat Istisqa sebagai corak ikhtiar berbareng menghadapi tandus dan memburuknya kualitas udara. Kita tidak hanya berupaya di lapangan, tetapi juga meminta angan agar segera diturunkan hujan nan berkah," ujarnya.

Edi berambisi hujan nan turun nantinya dapat membantu memadamkan titik-titik kebakaran, mengurangi kabut asap, sekaligus memperbaiki kualitas udara di Kalbar, termasuk Kota Pontianak.

Baca selengkapnya di sini.

(eva/idh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑