Otak di Balik Penyekapan Pegawai Padel

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian mengungkap peran empat tersangka dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap pegawai baru berinisial AL di salah satu lapangan padel di area Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Keempatnya diduga menganiaya korban lantaran emosi setelah menuduh AL mencuri raket padel milik tempat kerjanya.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Dwi Manggala Yudha mengatakan, tersangka ASW nan merupakan kepala toko berkedudukan sebagai otak penyekapan dan penganiayaan terhadap korban.

"Yang pertama, dengan inisial ASW, perannya adalah menyuruh untuk melakukan penyekapan terhadap korban, memukul korban di bagian wajah dan menendang perut korban," kata Dwi dalam konvensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026).

Selain ASW, polisi juga menetapkan RRK sebagai tersangka. RRK diduga menendang bahu kiri korban, menginjak lengan kanan korban sebanyak dua kali, serta menyiram korban.

Sementara itu, tersangka AH berkedudukan memukul dan menendang dagu korban. Adapun tersangka DK diduga mengikat kedua pergelangan tangan korban menggunakan tali pengikat (cable tie) sebelum ikut memukul korban.

Dwi menjelaskan, para pelaku melakukan penyekapan dan penganiayaan lantaran emosi setelah mengetahui adanya peralatan di toko nan lenyap dan menuduh korban sebagai pelakunya.

"Modus operandinya, tersangka emosi lantaran mengetahui adanya peralatan di toko lenyap dicuri oleh korban, sehingga para tersangka melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban," ujar Dwi.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑