Orang Tua Celeste Rivas Buka Suara soal Kasus D4vd: Kami Hanya Ingin Keadilan

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Penampilan d4vd nan memukau penonton di Gobi Tent selama Coachella Valley Music and Arts Festival 2025 di Empire Polo Club, Indio, California, Jumat (11/04/2025). Foto: Emma McIntyre/Getty Images for Coachella/AFP

Orang tua Celeste Rivas Hernandez, Jesus Rivas dan Mercedes Martinez, memberikan tanggapan mengenai kematian sang anak.

Celeste Rivas Hernandes merupakan korban pembunuhan nan diduga dilakukan oleh penyanyi muda D4vd.

Pria berjulukan original David Anthony Burke itu didakwa dengan sejumlah tuduhan berat, termasuk pembunuhan tingkat pertama, tindakan cabul terhadap anak di bawah 14 tahun, dan mutilasi tubuh.

Dilansir The Guardian, Jesus Rivas dan Mercedes Martinez menyampaikan bahwa Celeste merupakan gadis nan cantik, kuat, dan suka menyanyi serta menari.

d4vd saat berpose dengan 5 Gum di Interscope & Capitol Records Coachella Party 2025 di Palm Springs, California, nan penuh dengan daya kreatif, Sabtu (12/4/2025). Foto: RICH POLK/AFP

Jesus Rivas dan Mercedes Martinez mengatakan mereka menghabiskan Jumat malam untuk menonton movie berbareng Celeste.

“Kami sangat mencintainya dan dia selalu mengatakan bahwa dia mencintai kami. Kami sangat merindukannya. nan kami inginkan hanyalah keadilan untuk Celeste,” kata mereka dalam pernyataan nan diberikan sang pengacara.

Jesus Rivas dan Mercedes Martinez juga mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Los Angeles dan instansi jaksa wilayah atas support mereka dalam menangani kasus kematian anaknya.

“Kami juga mau berterima kasih kepada penduduk Lake Elsinore atas semua dukungannya,” ucap mereka.

D4vd telah menyatakan tidak bersalah dan tim kuasa hukumnya bakal melawan seluruh dakwaan.

Penyanyi muda D4vd. Foto: Instagram/@d4vddd

Jasad Celeste ditemukan pada 8 September di dalam bagasi mobil Tesla milik D4vd nan telah disita di Hollywood Tow, setelah petugas menerima laporan mengenai aroma tidak sedap dari kendaraan tersebut.

Berdasarkan arsip pengadilan mengenai penyelidikan majelis juri, jasad Celeste ditemukan dalam kondisi terpotong-potong dan dimasukkan ke dalam kantong. Pihak berkuasa menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat beberapa luka tusuk.

Kepala Kepolisian Los Angeles, Jim McDonnell, menyatakan bahwa interogator menemukan adanya hubungan seksual antara D4VD dan Celeste, nan diketahui sempat melarikan diri dari Riverside.

Dalam arsip tuntutan pidana disebutkan bahwa dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi pada alias antara 7 September 2023 hingga 7 September 2024.

Jaksa wilayah menyatakan bahwa D4vd membunuh Celeste sebagai upaya untuk mempertahankan kariernya. Selain itu, Celeste merupakan saksi dalam dugaan tindakan seksual tidak senonoh nan dituduhkan kepada D4vd.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan