
Ombudsman RI (Foto: Jonathan S/Okezone)
JAKARTA — Ombudsman RI mendorong pemerintah mengoptimalkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat nan terdampak kabut asap akibat kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Upaya ini dinilai krusial untuk memitigasi akibat kesehatan nan lebih parah akibat paparan asap.
"Kalau ada nan namanya cek kesehatan cuma-cuma alias CKG, maka ini perlu dilakukan. Sesungguhnya, CKG ini perlu dilakukan terhadap mereka nan dinilai paling tinggi akibat alias akibat alias terpapar asap ini," ujar Robert dalam konvensi pers, Rabu (21/10/2026).
Robert menegaskan, penanganan kesehatan tidak semestinya hanya menunggu masyarakat nan mengalami gangguan kesehatan datang ke akomodasi kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan lebih awal diperlukan untuk mengantisipasi akibat paparan asap agar tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan nan lebih serius.
"Jadi jangan hanya menunggu korban untuk datang alias pasien nan sudah parah untuk datang ke rumah sakit baru ada penanganan," kata Robert.
"Kan akibat ini pasti dialami, nah apa nan dilakukan untuk bisa mengeliminasi akibat agar kemudian tidak terlanjur membesar," imbuhnya.
Selain mengoptimalkan program CKG, Robert juga mendorong rumah sakit menyediakan tempat unik untuk menangani pasien nan terdampak karhutla, terutama mereka nan mengalami jangkitan saluran pernapasan akut (ISPA) maupun penyakit lain akibat musibah tersebut.
"Bahkan, saya juga mendorong rumah sakit juga buka satu tempat unik untuk penanganan pasien-pasien nan memang terdampak ISPA alias beragam sakit nan memang menjadi akibat dari musibah nan ada," ujarnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·