Kendari - Oknum personil TNI berinisial Sertu MB diduga mencabuli bocah nan tetap duduk di bangku sekolah dasar (SD) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sertu MB sekarang jadi buron usai melarikan diri saat diinterogasi.
Dilansir detikSulsel, Senin (4/5/2026), kasus ini bermulai saat Sertu MB dilaporkan atas dugaan pencabulan anak di bawah umur. Aksi cabul itu terjadi di rumah Sertu MB di Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan (14/4/2026).
Sertu MB lantas diamankan dan menjalani pemeriksaan di kesatuannya di Kodim 1414/Kendari. Oknum prajurit TNI itu dimintai keterangan sebelum diserahkan ke Denpom XIV/3 Kendari.
"Terkait pelakunya belum sempat diserahkan ke kita, saat diinterogasi di Kodim, nan berkepentingan sempat kabur," kata Komandan Denpom XIV/3 Kendari Letkol CPM Haryadi Budaya Pela kepada wartawan, Kamis (30/4).
Haryadi mengatakan, oknum prajurit tersebut tetap dalam pencarian. Dia memastikan kasus dugaan pencabulan ini bakal diusut tuntas.
Sementara itu, info pelarian Sertu MB telah diketahui family korban. Sertu MB nan melarikan diri membikin family korban justru semakin khawatir.
"Sempat tenang family lantaran pelaku diamankan, tapi infonya dia kabur," ujar tante korban inisial VN saat dimintai konfirmasi, Kamis (30/4).
Keluarga mendesak TNI segera mencari dan menangkap kembali Sertu MB. Aksi nan dilakukan oknum prajurit tersebut telah membikin korban tertekan.
"Kondisi korban trauma dan butuh pendampingan psikologis," ujarnya.
Sertu MB Jadi DPO
Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari Letkol Arm Danny AP Girsang mengatakan Sertu MB telah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pihakknya mengerahkan seluruh personel di tiap wilayah untuk mencari jejak keberadaan Sertu MB.
"Sementara ini kami tetap melacak keberadaannya. Surat DPO sudah kami keluarkan dan seluruh personel kami arahkan melakukan pencarian," kata Letkol Arm Danny AP Girsang kepada wartawan, Jumat (1/5).
Baca selengkapnya di sini (idh/dhn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·