Oknum personil Polresta Barelang ditangkap petugas Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, saat berupaya menyelundupkan narkoba jenis Vape jenis Liquid Etomidate, di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun.(Doc Polda Kepri)
SEORANG personil aktif Polresta Barelang ditangkap petugas Bea Cukai Tanjung Balai Karimun setelah diduga terlibat dalam upaya penyelundupan vape nan mengandung liquid etomidate dari Malaysia ke Indonesia.
Oknum polisi berinisial JO dengan pangkat Briptu itu diamankan saat tiba di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada Selasa (26/5). Dari tangan pelaku, petugas menemukan puluhan cartridge vape nan diduga mengandung unsur etomidate.
Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan JO merupakan personel aktif Polresta Barelang nan sekarang tengah menjalani proses norma dan pemeriksaan internal.
"Ya benar, oknum polisi tersebut ditangkap petugas Bea Cukai Tanjung Balai Karimun," katanya, Kamis (4/6).
Menurutnya, selain diproses secara pidana oleh Polres Karimun, nan berkepentingan juga menjalani pemeriksaan kode etik pekerjaan di lingkungan Polri.
"Sementara untuk pidananya ditangani oleh Polres Karimun," ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, JO diduga membawa vape liquid etomidate dari Johor, Malaysia. Untuk mengelabui petugas, peralatan tersebut disembunyikan di dalam celana dalam saat melintas melalui jalur kehadiran internasional.
Kasus ini terungkap ketika Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Tanjung Balai Karimun melakukan pengawasan rutin terhadap penumpang internasional nan tiba di pelabuhan tersebut.
Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 50 cartridge vape nan diduga mengandung liquid etomidate. Barang bukti itu terdiri atas 20 cartridge merek THUGS dan 30 cartridge merek WANG LAI.
Selain menyita puluhan cartridge vape, petugas juga mengamankan paspor milik tersangka sebagai bagian dari peralatan bukti dalam proses penyidikan.
Hingga kini, abdi negara penegak norma tetap mendalami asal-usul peralatan tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan nan terlibat dalam penyelundupan liquid etomidate dari luar negeri ke Indonesia.
Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran melibatkan seorang personil kepolisian nan semestinya bekerja menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Polda Kepri menegaskan bakal menindak tegas setiap personil nan terbukti melanggar norma tanpa pandang bulu. (HK)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·