Jakarta -
Perwakilan organisasi ojek online (ojol) Jakarta, Erna, mendorong terbentuknya Asosiasi Ojol Nusantara (AON). Asosiasi ini dia nilai bisa menjadi wadah pemersatu pengemudi ojol dari beragam wilayah dan platform aplikasi di Indonesia.
Gagasan ini disampaikan dalam aktivitas hormat sosial (baksos) Polri berbareng ratusan pengemudi ojol di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurut Erna, kehadiran organisasi nasional bagi pengemudi ojol dinilai krusial untuk memperkuat solidaritas, memperjuangkan aspirasi bersama, serta membangun komunikasi nan lebih efektif dengan pemerintah, kepolisian, dan perusahaan aplikator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berambisi sinergitas nan selama ini terjalin dapat terus terarah dan terjaga. Ke depan, kami juga mendorong adanya wadah berbareng nan dapat menyatukan seluruh organisasi ojol di Indonesia," ujar Erna.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 550 orang pengemudi ojol dari beragam organisasi di wilayah Jabodetabek.
Dalam aktivitas ini, datang pula Dankor Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat selaku Ketua Panitia HUT Bhayangkara ke-80, serta Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho selaku Ketua Seksi Bakti Sosial.
Dalam sambutannya, Komjen Ramdani Hidayat nan juga Ketua Panitia HUT Bhayangkara ke-80 menyampaikan apresiasi atas kontribusi organisasi ojol nan selama ini membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Perwakilan organisasi ojek online (ojol) Jakarta, Erna, mendorong terbentuknya Asosiasi Ojol Nusantara (AON) nan diyakini memperkuat sinergi dengan Polri (dok.Korlantas)
Menurutnya, para pengemudi ojol menjadi mitra strategis lantaran kerap memberikan info awal mengenai beragam kejadian di lapangan.
"Pengemudi ojol sudah menjadi bagian dari family besar dalam menjaga kamtibmas. Kehadiran dan kerja sama ini sangat membantu tugas kepolisian," ucap Komjen Ramdani.
Ia menjelaskan, aktivitas hormat sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 nan puncaknya bakal digelar pada 1 Juli 2026 mendatang.
Polri, kata Komjen Ramdani, berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial nan memberikan faedah langsung kepada masyarakat sesuai tema "Polri untuk Masyarakat".
Sementara itu, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, Polri terus membangun pendekatan nan lebih humanis melalui program 'Polri Menyapa Ojol'.
"Hari ini wajah Polri sudah berubah. Kami mau lebih banyak bersilaturahmi, berkomunikasi, dan mendekati masyarakat dengan hati. Rekan-rekan ojol adalah sahabat Polri," ujarnya.
Irjen Agus juga menyampaikan salam dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo serta berambisi support dan angan dari organisasi ojol agar Polri semakin profesional, dicintai masyarakat, serta bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penduduk negara.
Selain penyaluran support sosial, aktivitas di Tugu Proklamasi tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan organisasi ojol. Dorongan pembentukan Asosiasi Ojol Nusantara pun mendapat sambutan positif dari sejumlah perwakilan organisasi nan datang dan diharapkan dapat menjadi wadah resmi perjuangan pengemudi ojol di tingkat nasional.
(hri/hri)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·