Nilai Ekonomi Rp11 Triliun, Bioenergi Berpotensi Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerjaamp;nbsp;

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Nilai Ekonomi Rp11 Triliun, Bioenergi Berpotensi Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja 

Nilai Ekonomi Rp11 Triliun, Bioenergi Berpotensi Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja (Foto: Dokumentasi PLN EPI)

JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menilai pengembangan bioenergi nasional mempunyai potensi besar untuk mendukung ketahanan energi, mempercepat dekarbonisasi, sekaligus menciptakan kesempatan ekonomi baru bagi masyarakat. 

Selain bisa menekan emisi karbon, pengembangan ekosistem biomassa juga diproyeksikan menciptakan hingga 150 ribu lapangan kerja dalam beberapa tahun ke depan. 

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, pemanfaatan biomassa secara masif pada sektor ketenagalistrikan bakal memberikan akibat ekonomi, sosial, dan lingkungan nan signifikan.

"Kalau penerapan biomassa mencapai 10 juta ton per tahun di pembangkit, nilai ekonominya bisa mencapai Rp11 triliun. Reduksi emisinya sekitar 12 juta ton CO2 dan potensi tenaga kerja nan tercipta bisa mencapai 150 ribu orang dalam tiga sampai empat tahun,” ujar Hokkop dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurut Hokkop, biomassa merupakan salah satu solusi transisi daya nan dapat diimplementasikan secara sigap melalui program co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Melalui skema tersebut, sebagian penggunaan batu bara digantikan dengan biomassa berbasis limbah pertanian, perkebunan, kehutanan, maupun limbah organik lainnya.

“Bioenergi bukan untuk menggantikan pembangkit fosil secara total dalam waktu singkat, melainkan menjadi solusi transisi nan memungkinkan penurunan emisi secara berjenjang tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik nasional,” jelasnya.

Saat ini PLN telah mengimplementasikan co-firing biomassa di 52 PLTU di beragam wilayah Indonesia. Sepanjang tahun 2025, pemanfaatan biomassa mencapai sekitar 2,35 juta ton dengan kontribusi pengurangan emisi sebesar 2,57 juta ton CO2 ekuivalen. 

PLN juga telah memanfaatkan sedikitnya 14 jenis biomassa dengan nilai kalor rata-rata 3.152 kCal/kg, di antaranya cangkang sawit, sekam padi, bonggol jagung, serbuk gergaji, limbah kayu, hingga limbah rumah tangga nan telah diolah menjadi bahan bakar alternatif.

Hokkop mengungkapkan Indonesia mempunyai potensi biomassa nan sangat besar, mencapai sekitar 83,4 juta ton per tahun. Potensi tersebut tersebar di beragam wilayah, terutama Sumatera sebesar 42,8 juta ton, Kalimantan 18,9 juta ton, dan Jawa 13,1 juta ton per tahun.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com