
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ngaji Bareng Gus Baha (Foto: dok ist)
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membujuk seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa di tengah beragam tantangan global.
Sigit mengatakan, Indonesia mempunyai keberagaman nan kudu terus dirawat. Menurutnya, beragam perbedaan perlu dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi bentrok nan dapat merugikan masyarakat maupun negara.
“Di tengah beragam tantangan global, kita kudu menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” kata Sigit dalam Ngaji Kebangsaan berbareng KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Sigit, persatuan menjadi perihal krusial dalam menghadapi beragam tantangan nan dihadapi bangsa. Karena itu, perbedaan tidak semestinya menjadi sumber perpecahan, melainkan dapat dikelola sebagai bagian dari kekuatan Indonesia.
Dalam menjaga persatuan, Sigit turut menekankan pentingnya kebersamaan antara ustadz dan umara. Menurutnya, keduanya mempunyai sejarah panjang dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta mempunyai peran dalam menjaga bangsa hingga saat ini.
Sigit pun membujuk ustadz dan umara untuk terus berdampingan tangan menjaga persatuan dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) demi terwujudnya masyarakat nan setara dan makmur.
“Mari umara dan ustadz terus berdampingan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat nan setara dan makmur,” ujar Sigit.
20 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·