Narik Pakai EV Hemat Biaya Operasional hingga 65%, Ini Hitung-hitungannya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 22 Maret 2026 |21:01 WIB

Narik Pakai EV Hemat Biaya Operasional hingga 65%, Ini Hitung-hitungannya

Narik Pakai EV Hemat Biaya Operasional hingga 65%, Ini Hitung-hitungannya. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA — Peralihan pengemudi taksi daring dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) dinilai bisa menekan biaya operasional harian hingga sekitar 65 persen, terutama dari sisi pengeluaran daya dan efisiensi penggunaan kendaraan dalam mobilitas perkotaan.

Pengemudi taksi daring nan menggunakan kendaraan listrik murni, Kholid Syaifulloh, mengungkapkan peralihan dari mobil konvensional ke armada elektrifikasi memberikan penghematan biaya operasional nan signifikan bagi penghasilan harian.

"Jadi saya merasakan berganti mobil tiga generasi sedan taksi. Secara kasar, kira-kira biaya operasional sehari-hari sekarang itu hanya 35 persen dari mobil bensin," ungkap Kholid, Minggu (22/3/2026).

Kholid, nan mempunyai pengalaman 15 tahun mengemudikan kendaraan bermesin bakar konvensional (Internal Combustion Engine/ICE), mengaku lebih tenang menghadapi akibat gejolak nilai maupun kelangkaan BBM. Meski memerlukan waktu pengisian daya, efisiensi biaya nan dihasilkan dinilai lebih rendah dibandingkan beban operasional kendaraan berbahan bakar minyak nan digunakannya dahulu.

Dengan jarak tempuh harian mencapai 350 km dari Bekasi menuju Ibu Kota, Kholid menerapkan strategi waktu pengisian daya dengan total biaya kurang dari Rp100.000. Ketersediaan akomodasi pengisian daya sigap (fast charging) turut membantu menjaga produktivitas harian.

"Penggunaan EV ini membikin biaya operasional lebih stabil. Dengan pengaturan waktu pengisian daya, saya tetap bisa menarik penumpang tanpa terbebani biaya bahan bakar nan tinggi," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com