Kepala BGN Nanik S. Deyang (kedua kiri)(MI/M Farhan Zhuhri)
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang memperkenalkan dua ketua baru nan bakal memperkuat keahlian lembaga tersebut, khususnya dalam aspek pengawasan finansial dan penyelenggaraan program di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Nanik menggantikan Mantan Kepala BGN sebelumnya Dadan Hindayana nan menjadi tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG. Nanik memperkenalkan Agustina Arum Sari nan mempunyai pengalaman panjang di bagian pengawasan dan audit. Sebelum berasosiasi dengan BGN, Arum menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“Beliau sudah 34 tahun di bagian pengawasan dan audit. Sesuai tugas dari Pak Presiden dan skill nan dimiliki, beliau bakal mengawasi dengan super ketat tata kelola dan finansial negara di BGN,” kata Nanik di Gedung BGN, Kebon Sirih Jakarta Pusat, Kamis (4/6).
Nanik menilai kehadiran Arum menjadi langkah krusial untuk memastikan pengelolaan anggaran dan tata kelola lembaga melangkah transparan dan akuntabel seiring besarnya program nan dijalankan BGN.
Selain Arum, Nanik juga memperkenalkan Mayjen TNI Trenggono sebagai ketua baru nan bakal memperkuat penyelenggaraan program di lapangan. Ia menjelaskan Trenggono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Menjawab pertanyaan mengenai status Trenggono sebagai prajurit aktif TNI, Nanik menegaskan proses pengunduran diri nan berkepentingan telah diajukan.
“Sebelum ditanyakan kenapa TNI aktif, proses pengunduran diri sudah diajukan dan berjalan sejak kemarin. Mungkin dalam waktu dekat beliau sudah pensiun,” ujarnya.
Menurut Nanik, pengalaman Trenggono di bagian teritorial dibutuhkan untuk mendukung penyelenggaraan program BGN, terutama di wilayah 3T nan mempunyai tantangan pengedaran dan aksesibilitas. “Kenapa ada militer? Karena kaitannya dengan program 3T. Kami memerlukan mahir teritorial di situ,” kata Nanik.
Ia berambisi kehadiran dua ketua baru tersebut dapat memperkuat pengawasan, tata kelola, serta efektivitas penyelenggaraan program-program strategis BGN di seluruh Indonesia. (Far/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·