Nafsu Makan Hilang saat Sakit? Jangan Langsung Dipaksa, Ini Alasannya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Nafsu Makan Hilang saat Sakit? Jangan Langsung Dipaksa, Ini Alasannya

Tidak nafsu makan. (Foto: Freepik)

SAAT sedang sakit, makanan nan biasanya terasa lezat pun jadi tidak menggugah selera. Kondisi ini rupanya berangkaian dengan respons alami tubuh terhadap penyakit.

Melansir dari laman Real Simple, perubahan nafsu makan saat sakit dapat terjadi lantaran sistem kekebalan tubuh sedang bekerja melawan infeksi. Tubuh juga mengalami perubahan hormon dan proses pencernaan nan memengaruhi kemauan untuk makan.

tidak nafsu makan

Dokter ahli gastroenterologi, Valentine Ongeri Millien, menjelaskan bahwa saat sakit, tubuh memasuki “mode pertempuran” nan menghabiskan banyak energi. Energi ini dialihkan untuk membantu melawan infeksi, sementara proses nan tidak menjadi prioritas utama, seperti pencernaan, dapat melambat.

Selain itu, tubuh menghasilkan sitokin, ialah senyawa nan membantu mengatur respons sistem kekebalan. Senyawa ini juga dapat memengaruhi komunikasi antara usus dan otak sehingga menekan nafsu makan.

Perubahan hormon pengatur rasa lapar, seperti ghrelin dan leptin, turut berperan. Asisten guru besar sekaligus kepala pengembangan keahlian komunikasi di Burnett School of Medicine, James Cox, menjelaskan bahwa otak dapat mendeteksi jangkitan dan mengurangi rangsangan nan memicu nafsu makan.

Jadi, apa nan semestinya dilakukan agar tetap ada makanan nan masuk saat sedang sakit?

1. Pastikan Tubuh Tetap Terhidrasi

Meski nafsu makan menurun, kebutuhan cairan tetap kudu dipenuhi. Selain air putih, cairan elektrolit dan kaldu juga bisa menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑