Jakarta -
Petani di Gampong Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, mulai memanen padi dari lahan nan terdampak banjir besar pada akhir November 2025. Panen perdana tersebut menjadi penanda pemulihan sektor pertanian mulai mengembalikan produktivitas lahan dan sumber penghidupan masyarakat.
Panen tersebut turut disaksikan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Aceh menyerahkan satu unit traktor crawler kepada Ketua Gabungan Kelompok Tani Buket Mata Ie untuk mendukung pengolahan lahan.
Petani juga menerima support dua ton pupuk Nitrea dari PT Pupuk Iskandar Muda. Dukungan perangkat dan sarana produksi tersebut diharapkan membantu petani mempercepat masa tanam berikutnya sekaligus meningkatkan hasil pertanian setelah terdampak bencana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami doakan agar panen ini lebih baik lagi. Fasilitas nan dibutuhkan oleh petani, insyaallah, bakal kami perhatikan," kata Mualem dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).
Pemulihan lahan pertanian menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat Aceh Tamiang lantaran banyak family menggantungkan pendapatan dari sawah. Selain perbaikan lahan, petani tetap memerlukan support sarana produksi agar dapat mempertahankan produktivitas dan menjaga keberlanjutan upaya tani.
Mualem mengatakan penanganan sawah terdampak, baik kategori rusak ringan maupun rusak berat, terus diupayakan berbareng pemerintah pusat. Petani diminta tetap menjaga lahan dan melakukan pembenahan secara berjenjang sembari menunggu penanganan lanjutan.
"Ini sebenarnya janji pusat. Sawah-sawah nan terkena akibat ringan maupun berat semua bakal diupayakan untuk dibetulkan, seperti nan terjadi di Tamiang dan tetap banyak kabupaten serta kota lain nan terdampak," ujarnya.
Pemulihan di Aceh Tamiang juga bergerak pada sektor permukiman dan jasa dasar. Mualem meninjau pembangunan akomodasi air bersih di area kediaman tetap nan mendapat support Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.Penyelesaian huntap dan akomodasi pendukungnya diharapkan memberikan tempat tinggal nan layak sekaligus akses air bersih bagi masyarakat terdampak.
Dalam kunjungan nan sama, Pemerintah Aceh menyerahkan support buffer stock penanggulangan musibah untuk memperkuat kesiapan kebutuhan dasar masyarakat.
Mualem juga meninjau SMK Negeri 2 Karang Baru serta kesiapan perangkat komputer dari Dinas Pendidikan Aceh nan telah dapat digunakan untuk mendukung aktivitas belajar mengajar.
(akd/ega)
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·