Munas dan Konbes NU Sempat Ricuh hingga Terjadi Aksi Saling Dorong

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 24 Juni 2026 |21:45 WIB

Munas dan Konbes NU Sempat Ricuh hingga Terjadi Aksi Saling Dorong

Munas dan Konbes NU Sempat Ricuh hingga Terjadi Aksi Saling Dorong

JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur resmi ditutup, Namun sebelumnya sempat terjadi kericuhan.

Sejumlah peserta terlibat tindakan saling dorong, dipicu kesalahpahaman akibat ketok palu ketua sidang nan langsung memutuskan Muktamar, pada Agustus kelak digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri.

Perdebatan dalam forum berkembang menjadi adu argumentasi. Suasana nan memanas memicu tindakan saling sorong antarpeserta. Mereka pun langsung diamankan oleh petugas keamanan nan bekerja mengawal jalannya sidang.

“Salah satunya terlihat saat sidang pleno III konbes dan munas NU di Ploso. Bagaimana mereka bermanuver dihadapan para masyayikh NU dan sesepuh pesantren. Tanpa etika dan unggah-ungguh santri, mereka meluapkan pikiran dan sikap emosional,” kata Pengasuh PP Sembilangan, Bangkalan, Madura, Kiai Muhammad Shofwan Taj, Rabu (24/6/2026).

Lora Shofwan – panggilan akrabnya –menilai kejadian selama konbes dan munas menjadi cermin pragmatisme dan kapitalis pada struktur dan kader organisasi.

Pasalnya, kehadiran masyayikh NU dan sesepuh pesantren tidak lagi dipertimbangkan dan dijadikan kompas moral berjam’iyyah.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com