Seorang pelajar SMK di Kota Semarang dibacok saat pulang sekolah hingga terluka.
Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Rabu (19/8) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban berinisial MTP (16) nan saat itu sedang melintas di Jalan Raya Untung Suropati usai aktivitas sekolah.
"Motor korban tiba-tiba mengalami mogok. Saat korban berupaya menghidupkan kembali kendaraannya, seorang laki-laki nan datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor tiba-tiba melakukan penyerangan dengan senjata tajam jenis celurit," ujar Aliet kepada wartawan, Minggu (23/8).
Usai diserang, korban berupaya menyelamatkan diri dan meminta pertolongan kepada penduduk sekitar. Saat itu, pelaku langsung melarikan diri.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kanan dan telah mendapatkan penanganan medis berupa tiga jahitan," jelas dia.
Menerima laporan kejadian, polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mencari keberadaan pelaku.
"Petugas sukses mengamankan seorang laki-laki berinisial MNH (34) penduduk Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, di rumahnya sebagai pelaku penyerangan," tegas dia.
Namun, pelaku diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Hal tersebut dibuktikan dari keterangan dari pihak keluarga, kelurahan, dan adanya kartu arsip berobat jalan nan dikeluarkan Rumah Sakit Rehabilitasi Bina Karya Pemalang.
"Terdapat info mengenai kondisi psikologis pelaku nan tetap perlu didalami dan diverifikasi," ungkap dia.
Meski begitu, dia menegaskan kepolisian juga bakal memastikan kasus ini ditangani dengan tuntas sesuai undang-undang nan berlaku.
"Kami menyampaikan kepada family korban bahwa perkara ini tetap kami tangani secara profesional. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri dan tidak melakukan tindakan nan dapat memperkeruh situasi," kata Aliet.
21 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·