
MotoGP Pertimbangkan Hapus Motor Cadangan pada Musim 2027, Ini Alasannya (Ilustrasi/MotoGP)
JAKARTA - MotoGP dilaporkan mempertimbangkan menghapus patokan dua motor per pembalap mulai 2027. Hal ini sebagai bagian dari langkah penghematan biaya nan bakal berakibat besar.
1. Hapus Motor Cadangan
Melansir Crash, Sabtu (23/5/2026), MotoGP saat ini beraksi dengan setiap pembalap mempunyai dua motor untuk digunakan selama setiap sesi akhir pekan balapan.
Hal ini memungkinkan pembalap untuk berganti motor selama sesi latihan sembari menyempurnakan pengaturan. Hal ini juga membikin pembalap mempunyai motor persediaan nan siap digunakan jika kecelakaan dengan salah satu motor mereka.
Lebih krusial lagi, patokan dua motor memungkinkan pergantian motor selama balapan dari awal hingga akhir, nan berfaedah pembalap dapat mengganti ban tanpa kudu berakhir di pitlane.
Sebelum patokan dari awal hingga akhir pada 2006, jika kondisi berubah secara signifikan dalam balapan ban nan berbeda dibutuhkan, balapan bakal dihentikan sementara (red flag).
Namun, menurut Motorsport, para pabrikan sedang berbincang dengan MotoGP Sports Entertainment dan Liberty tentang pengurangan jumlah motor nan tersedia untuk setiap pembalap menjadi satu motor mulai tahun depan.
MotoGP agak berbeda dari nan lain di bumi motorsport lantaran menyediakan dua motor untuk setiap pembalap di setiap sesi.
Di Moto2 dan Moto3, patokan satu motor telah bertindak sejak 2010.
Di World Superbike, hanya satu motor nan digunakan per pembalap, meskipun motor persediaan tersedia jika motor nan digunakan terlalu rusak. Penggunaan motor persediaan kudu disetujui ketua teknis.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·