Motif Penganiayaan Berujung Maut WN Brunei di Blok M Terungkap

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Motif Penganiayaan Berujung Maut WN Brunei di Blok M Terungkap Polda Metro Jaya mengungkap motif penganiayaan maut sesama WN Brunei di Blok M.(Dok. Antara)

POLDA Metro Jaya mengungkap motif di kembali kasus penganiayaan maut nan melibatkan penduduk negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di area Blok M, Jakarta Selatan. Tersangka berinisial MIA, 33, diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban MHF, 30, lantaran tersulut emosi dan di bawah pengaruh alkohol.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes), Budi Hermanto, menjelaskan bahwa kejadian tragis ini bermulai dari kesalahpahaman antara tersangka dengan salah satu saksi di letak kejadian. Korban MHF kemudian berupaya memihak saksi tersebut, nan justru memicu adu mulut dahsyat antara korban dan tersangka.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan diduga lantaran tersangka tersulut emosi," ujar Budi Hermanto dilansir dari Antara, Kamis (28/5).

Budi menambahkan, situasi semakin memanas setelah korban sempat mengirimkan pesan bunyi (voice note) nan bersuara tantangan berantem kepada tersangka. Saat keduanya berjumpa di letak kejadian menjelang subuh, konfrontasi bentuk tidak terhindarkan.

"Dari hasil pendalaman, tersangka saat itu diduga berada dalam pengaruh alkohol. Dalam kondisi emosi, tersangka melakukan pemukulan satu kali ke arah kepala korban menggunakan tangan kanan nan memegang paper bag berisi botol minuman," jelasnya.

Hantaman botol kaca tersebut menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka serius. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, nyawa MHF tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Terkait penanganan kasus ini, pihak kepolisian telah menjalin koordinasi intensif dengan Interpol. Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma menyatakan bahwa komunikasi dengan kepolisian Brunei Darussalam juga telah dilakukan, mengingat adanya laporan polisi nan diterbitkan di negara asal tersangka dan korban.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pendalaman guna melengkapi berkas perkara kasus penganiayaan maut nan melibatkan sesama penduduk negara Brunei tersebut. (Ant/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia