Polisi mengungkap motif pelaku nan melempar peledak molotov di Jalan Mandiri II, Koja, Jakarta Utara pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Aksi itu dilakukan lantaran pelaku berprasangka buta.
Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto menjelaskan pelaku berinisial M berprasangka lantaran mantan istrinya nan telah menjalin hubungan dengan laki-laki lain. Padahal, M sendiri juga sudah punya kekasih baru.
“Jadi si pelaku ini punya mantan istri R. Nah, R ini udah punya pacar lagi namanya U. Dan si M udah punya pacar juga, hanya M itu berprasangka sama R sama U,” ujar Andry saat dihubungi, Selasa (23/6).
Rasa berprasangka itu memicu M nekat menyerang U, pacar baru mantan istrinya. Namun M salah sasaran, peledak itu justru menyasar kerabat dari U, ialah K.
“Nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang nan duduk megang hp kan, nah itu pamannya U, namanya K,” sebut Andry.
Andry mengatakan, K sama sekali tidak ada hubungan apa pun dengan pelaku. Kata Andry, K pun mengaku heran menjadi sasaran peledak molotov tersebut.
“Antara K tidak ada urusan, tidak ada apa-apa dengan pelaku. ‘Yang pacaran ponakan saya, kenapa saya diuyek-uyek’ kan gitu kan,” tutur Andry.
Peristiwa ini terekam kamera CCTV penduduk dan viral di media sosial. Berdasarkan rekaman, terlihat ada seorang ibu sedang mengendarai motor dan membonceng seorang anak.
Mengenai keberadaan ibu-anak tersebut, Andry mengatakan mereka tidak ada kaitannya dengan peristiwa ini. Mereka hanya kebetulan melintas saat pelaku melemparkan molotov.
“Jadi pelaku ini datang ke rumah K lagi, dari jauh udah teriak-teriak kan. Bom molotov (dilempar) ke K, tapi tidak kena kan. Jatuh ke jalan, nah si ibunya lewat, nan naik motor. Jadi si ibu ini nggak kenal pelaku, nggak kenal semua,” tutur Andry.
Andry menegaskan tidak ada nan terkena lemparan peledak molotov, termasuk ibu dan anak nan lewat dengan motor. Keduanya hanya terjatuh.
“Nggak kena apa-apa. Motornya doang rusak lantaran jatuh. Nggak ada (yang terkena),” tegasnya.
Polisi telah mengidentifikasi empat pelaku dalam peristiwa ini. M merupakan pelaku utama, sementara itu tiga lainnya adalah kawan dari M. Semuanya tengah diburu keberadaannya.
“Yang lempar satu, tapi pada saat dateng itu dia berbareng kawannya sekitar 3 orang. nan melakukan pelemparan hanya satu,” jelas Andry.
Sebelumnya, rekaman CCTV peristiwa ini tersebar di jagat maya. Berdasarkan rekaman tersebut, peledak molotov dilempar pelaku dari arah belakang ibu-anak nan menaiki motor dan melewati sejumlah laki-laki nan sedang duduk di pinggir jalan gang.
Bom molotov tersebut meledak dan apinya menjalar di jalan. Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polsek Koja dan sekarang tengah diselidiki.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·