Momen Abdul Mu'ti Senam Bareng Siswa di Gunungsitoli dan Bagi 5 Sepeda

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, meninjau penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembelajaran digital, serta kondisi sarana dan prasarana di SMPN 2 Dharma Caraka, Gunungsitoli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (20/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengikuti aktivitas Pagi Ceria berbareng ratusan siswa SD, SMP, dan SMK di SMPN 2 Dharma Caraka Gunungsitoli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (20/6).

Kegiatan diawali dengan senam Anak Indonesia Hebat nan diikuti siswa, guru, serta sejumlah pejabat daerah. Turut datang Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga dan Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli.

Dalam suasana nan berjalan meriah, Mu'ti beberapa kali berinteraksi langsung dengan para siswa. Ia membujuk siswa menjawab pertanyaan seputar Ikrar Pelajar Indonesia dan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Siswa nan sukses menjawab pertanyaan mendapat bingkisan sepeda dari Mendikdasmen. Total lima sepeda dibagikan kepada siswa dari beragam jenjang pendidikan.

Selain membujuk siswa menjaga semangat belajar, Mu'ti juga berpesan agar mereka tidak minder lantaran berasal dari Kepulauan Nias.

"Jangan rendah diri lantaran menjadi orang pulau. Jangan rendah diri lantaran menjadi orang Nias. Kalian kudu bangga sebagai anak Nias, bangga sebagai putra-putri Nias," kata Mu'ti.

Menurut dia, anak-anak Nias mempunyai kesempatan nan sama untuk meraih prestasi dan menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.

"Kalian semua bisa menjadi anak-anak Indonesia nan dahsyat dan berprestasi jika belajar sungguh-sungguh," ujarnya.

Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, meninjau penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembelajaran digital, serta kondisi sarana dan prasarana di SMPN 2 Dharma Caraka, Gunungsitoli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (20/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Kegiatan Pagi Ceria tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Mendikdasmen di Kota Gunungsitoli nan juga dirangkaikan dengan peresmian support revitalisasi untuk satuan pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Mu'ti membujuk siswa membiasakan hidup sesuai Gerakan ASRI, ialah Aman, Sehat, Resik, dan Indah, serta terus menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari.

"ASRI itu singkatan dari Aman, Sehat, Resik, tahu resik ya? Resik itu artinya bersih, dan Indah," jelasnya.

Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli mengatakan kunjungan Mendikdasmen menjadi momentum krusial bagi penguatan sektor pendidikan di Kepulauan Nias. Menurutnya, Pemerintah Kota Gunungsitoli terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, transformasi digital, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.

"Kami atas nama Pemerintah Kota Gunungsitoli dan seluruh masyarakat Kota Gunungsitoli menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian penuh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terhadap prasarana sekolah di wilayah kami melalui program Revitalisasi Sekolah tahun 2026," ujarnya

Ia juga berambisi usulan revitalisasi sekolah nan telah diajukan pemerintah wilayah dapat terus mendapat support pemerintah pusat secara bertahap.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga menilai perhatian pemerintah terhadap pendidikan di Kepulauan Nias mulai terlihat melalui beragam program revitalisasi sekolah dan peningkatan sarana pendidikan.

Sabam mengatakan pihaknya telah meninjau sejumlah titik nan menjadi bagian dari program revitalisasi sekolah selama kunjungan kerja berlangsung.

"Kemarin di Nias Utara sudah terealisir sekitar 33 revitalisasi tahun 2025. Dan tahun 2026 bergerak secara progresif 22 sekolah nan direvitalisasi. Dan di sini saya percaya bakal bertambah-tambah, tidak hanya satu alias dua," tegas Sabam

Ia berambisi peningkatan akomodasi pendidikan dapat mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul dari Kepulauan Nias nan bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ia berambisi semua unsur masyarakat dan lembaga dapat mendukung program tersebut, demi mewujudkan Indonesia Emas di masa nan bakal datang.

"Mari terus kita dukung, agar seluruh apa nan menjadi program berbareng nantinya untuk mendukung Indonesia Emas bakal terwujud dengan kerjasama antara pemerintah, legislatif dan masyarakat," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan