Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

Division Head Server Multipolar Technology Jeffry Tjiung Sendjaja saat seminar Winning the Data Battle: High-Performance Infrastructure & Cyber-Resilient Backup di Jakarta, Selasa (23/6/2026). Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Di tengah percepatan transformasi digital dan mengambil AI, banyak perusahaan menghadapi tantangan untuk menjaga prasarana TI tetap andal, efisien, dan aman. Infrastruktur nan dibangun bertahun-tahun lampau sering kali semakin kompleks, memerlukan biaya operasional nan tinggi, dan susah dikembangkan. Di sisi lain, meningkatnya ancaman siber dan tuntutan kesiapan jasa membikin modernisasi prasarana menjadi prioritas bagi banyak organisasi.

Yang menjadi pertanyaan, gimana langkah menyelesaikannya jika perusahaan menghadapi persoalan semacam itu? Menjawab kebutuhan tersebut, PT Multipolar Technology Tbk menyelenggarakan seminar Winning the Data Battle: High-Performance Infrastructure & Cyber-Resilient Backup di Jakarta, Selasa (23/6/2026). Seminar menghadirkan beragam strategi untuk membantu perusahaan membangun fondasi prasarana nan lebih sederhana, tangguh, dan siap mendukung pertumbuhan bisnis.

Dalam seminar itu, Division Head Server Multipolar Technology Jeffry Tjiung Sendjaja menekankan pentingnya penggunaan solusi nan tepat agar persoalan-persoalan tersebut tidak terjadi. Menurutnya, perusahaan saat ini memerlukan prasarana nan bukan hanya mempunyai performa tinggi, tetapi juga mudah dikelola, bisa berkembang mengikuti kebutuhan bisnis, serta mempunyai ketahanan terhadap gangguan maupun serangan siber. ”Pendekatan terintegrasi menjadi salah satu kunci untuk mencapai tujuan tersebut,” katanya kepada puluhan peserta seminar nan berasal dari beragam sektor industri di Tanah Air.

Dalam seminar tersebut, Multipolar Technology memperkenalkan kombinasi Sangfor Hyperconverged Infrastructure (HCI), xFusion FusionServer V8, dan Veeam Backup & Replication sebagai fondasi prasarana modern. Integrasi ketiga solusi tersebut membantu perusahaan menyederhanakan pengelolaan infrastruktur, meningkatkan pemanfaatan sumber daya TI, mempercepat penerapan aplikasi baru, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap info dan jasa bisnis.

Pendekatan ini juga memberikan elastisitas bagi perusahaan nan mau melakukan modernisasi tanpa kudu melakukan perubahan prasarana secara menyeluruh. Dengan demikian investasi TI dapat dilakukan secara lebih berjenjang dan terukur.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews