Mobilitas Konsumen Meningkat, Industri Camilan Bidik Pasar Urban

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Mobilitas Konsumen Meningkat, Industri Camilan Bidik Pasar Urban Biskies meluncurkan Biskies Oat Gandum Susu, produk nan memadukan oat, gandum, dan susu untuk kebutuhan konsumen nan menjalani aktivitas dengan mobilitas tinggi.(Dok. Benfood)

PERUBAHAN style hidup masyarakat urban turut memengaruhi langkah konsumen memilih makanan dan camilan. Rutinitas nan semakin dinamis, mobilitas tinggi, serta aktivitas nan berjalan dari pagi hingga malam membikin produk nan praktis dikonsumsi menjadi salah satu segmen nan terus mendapat perhatian.

Bagi pelaku industri makanan, perubahan pola aktivitas tersebut membuka ruang untuk mengembangkan produk nan tidak hanya menawarkan rasa, tetapi juga dapat menyesuaikan diri dengan beragam situasi konsumsi.

Strategi tersebut antara lain terlihat dari pengembangan Biskies Oat Gandum Susu oleh Biskies. Produk ini memadukan oat, gandum, dan susu untuk menyasar kebutuhan konsumen nan menjalani aktivitas dengan mobilitas tinggi.

Pendekatan tersebut menempatkan produk bukan hanya sebagai camilan, tetapi sebagai bagian dari beragam momen konsumsi nan muncul di tengah aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menuju instansi alias kampus, sarapan, jarak pekerjaan, hingga sebelum kembali melanjutkan kegiatan.

Menyesuaikan produk dengan perubahan perilaku
Perubahan pola konsumsi menjadi salah satu pertimbangan bagi industri makanan dalam mengembangkan produk. Konsumen dengan aktivitas padat condong memerlukan pilihan nan mudah dibawa dan dapat dinikmati di beragam kesempatan.

Kondisi tersebut membikin elastisitas konsumsi menjadi bagian dari nilai nan ditawarkan produk. Camilan nan dapat disimpan di dalam tas dan dikonsumsi tanpa persiapan panjang dapat menjangkau lebih banyak momen dalam keseharian konsumen.

Biskies Oat Gandum Susu dikembangkan dengan pendekatan tersebut. Produk ini memadukan oat dan gandum, serta dilengkapi 1,4 kali lebih banyak susu nan memberikan cita rasa lebih creamy. Dari sisi positioning, kombinasi bahan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan karakter produk nan berbeda di tengah pilihan camilan nan tersedia di pasar.

"Kami memandang keseharian konsumen semakin aktif dan dinamis. Karena itu, kami mau menghadirkan Biskies Oat Gandum Susu sebagai pilihan camilan nan praktis dan nikmat untuk menemani beragam momen, mulai dari perjalanan pagi hingga aktivitas sepanjang hari," ujar Janice K D, Marcomm Manager Benfood.

Menurut Janice, perpaduan oat, gandum, dan susu menjadi karakter nan dihadirkan untuk memberikan pengalaman ngemil nan berbeda.

Mengangkat oat dan gandum sebagai nilai produk
Selain aspek kepraktisan, penggunaan bahan tertentu juga dapat menjadi bagian dari strategi produk untuk menjawab meningkatnya perhatian konsumen terhadap komposisi makanan.

Oat dan gandum, misalnya, mempunyai kandungan serat nan menjadi salah satu aspek nan dapat dipertimbangkan dalam pola makan. Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa oat merupakan sumber serat larut dan tidak larut, termasuk beta-glucan nan telah diteliti berangkaian dengan proses pencernaan dan rasa kenyang.

Sementara itu, World Health Organization (WHO) menyebut bahwa karbohidrat dalam pola makan sebaiknya terutama berasal dari whole grains, sayuran, buah-buahan, dan pulses. Oat dan gandum termasuk contoh whole grains nan disebutkan WHO.

WHO juga merekomendasikan asupan setidaknya 25 gram serat pangan alami per hari bagi orang berumur di atas 10 tahun sebagai bagian dari pola makan sehat.

Bagi industri makanan, pemilihan bahan tersebut dapat menjadi bagian dari komunikasi produk kepada konsumen. Namun, konsumsi satu jenis camilan tetap perlu ditempatkan dalam konteks pola makan secara keseluruhan.

Membidik beragam momen konsumsi
Strategi lain nan terlihat dari pengembangan produk adalah memperluas momen konsumsi. Biskies Oat Gandum Susu tidak diarahkan hanya untuk satu waktu tertentu, tetapi dapat dikonsumsi dalam beragam situasi. Produk dapat menjadi kawan saat commuting menuju instansi alias kampus, pelengkap sarapan, camilan ketika mengambil jarak di tengah pekerjaan, maupun pilihan sebelum kembali melanjutkan aktivitas.

Pendekatan terhadap beragam momen konsumsi tersebut memungkinkan sebuah produk masuk ke lebih banyak bagian dari rutinitas konsumen. Bagi industri, strategi semacam ini dapat menjadi langkah untuk membangun relevansi produk dengan perubahan style hidup masyarakat.

Biskies menyatakan bakal terus datang mengikuti style hidup konsumennya dan menjadi bagian dari beragam momen sederhana dalam keseharian. Melalui Biskies Oat Gandum Susu, perusahaan mencoba menggabungkan kebutuhan bakal kepraktisan dengan diferensiasi melalui perpaduan oat, gandum, dan susu. Strategi tersebut mencerminkan gimana perubahan mobilitas masyarakat. (E-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia