Mobil Listrik Dipakai Terjang Banjir 1 Meter, Bos BYD: Ini Bukan Perahu Amfibi!

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Sejumlah mobil BYD nekat menerjang banjir dengan kedalaman satu meter untuk memberikan support ke korban bencana. Foto: Bilibili

Aksi heroik sekaligus nekat ditunjukkan oleh organisasi pemilik BYD di China. Dilansir dari 163, sekelompok relawan nan mengendarai mobil listrik Denza dan Fang Cheng Bao menerobos area banjir di wilayah Guangxi untuk menyalurkan support logistik darurat kepada penduduk nan terisolasi.

Aksi solidaritas ini muncul spontan dari jaringan organisasi pemilik mobil lokal, setelah wilayah tersebut diguyur hujan ekstrem akibat Topan Mesaak. Mengabaikan pedoman keselamatan berkendara di cuaca buruk, armada sukarelawan ini justru langsung tancap gas menuju titik banjir nan paling parah.

Nekat, tapi bukan tanpa alasan. Mobil-mobil ini dibekali sistem isolasi baterai bertegangan tinggi nan ketat serta wading clearance (jarak kondusif banjir) nan memadai. Fang Cheng Bao, misalnya, mengusung sasis ladder frame dan penyegelan unik di kolong mobil, sehingga bersertifikasi bisa menerjang banjir hingga kedalaman 800 mm.

Bos BYD: Mobil Listrik Bukan Perahu Amfibi

Berjumpa langsung Denza B5 PHEV di China. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Aksi terobos banjir ini rupanya memancing reaksi dari manajemen puncak pabrikan. Senior Vice President BYD, He Zhiqi, langsung mengeluarkan pernyataan resmi di media sosialnya, mengingatkan konsumen bahwa mobil listrik bukan perahu amfibi.

"Meskipun komponen Blade Battery kami sudah mengantongi sertifikasi tahan air IP67 dan IP68, berkendara menembus banjir nan dalam tetap berisiko secara operasional," tegas He Zhiqi.

Pihak pabrikan menjelaskan bahwa spesifikasi standar BYD hanya menjamin perlindungan saat mobil terendam air hingga maksimal 1 meter selama 24 jam. Proteksi ini dirancang untuk mencegah kebocoran arus listrik atau thermal runaway (lonjakan panas ekstrem pada baterai), namun bukan untuk dipakai menerjang banjir layaknya perahu.

Meski sudah diwanti-wanti, para pemilik BYD di lapangan tampaknya lebih percaya pada ketahanan kendaraannya. Demi mencapai desa-desa nan terputus dari akses luar, konvoi tetap melaju membelah banjir.

Menariknya, tindakan pengamanan ini didominasi oleh lini produk premium dan teranyar dari BYD Group. Dalam sejumlah rekaman video penduduk nan beredar, SUV flagship Denza N9 berbasis plug-in hybrid (PHEV).

Selain Denza N9, sorotan publik juga tertuju pada SUV off-road Fang Cheng Bao Bao 8. Tak ketinggalan, adapula Denza B5 dan Denza B8 turut ambil bagian.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan