Ilustrasi(MI/Kisar Rajagukguk)
SEBUAH Mikrobus Isuzu Elf nan mengangkut rombongan besan terjun ke lembah sedalam 5 meter di Jalan KSU Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (13/9) siang pukul 13.00 WIB. Kejadian tersebut mengakibatkan 13 orang mengalami luka-luka.
Belasan korban luka akibat kecelakaan itu telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis segera dari tim dokter. Tindakan sigap ini untuk memastikan seluruh korban nan mengalami luka, mulai dari cedera ringan hingga kondisi kritis, segera ditangani dengan tepat.
Menurut kepolisian, kecelakaan Mikrobus Isuzu Elf Nopol B 2639 LI terjadi diduga akibat rem blong nan dipicu oleh kegagalan kegunaan pengereman saat melewati jalanan menurun tajam.
"Penyebab kecelakaan sedang di selidiki. Apakah kondisi kampas rem sudah tipis, minyak rem kedaluwarsa, alias masalah pada saluran angin alias penumpang melampaui kapabilitas membikin laju kendaraan semakin berat dan susah dihentikan," kata Anggota Lantas Polsek Metro Sukmajaya, Aipda Suwarno di lokasi, Minggu (13/9).
Namun, dia menduga kecelakaan tersebut akibat penggunaan rem terus-menerus pada turunan panjang membikin suhu kampas dan minyak rem terlalu panas, sehingga daya cengkeramnya hilang.
Microbus Isuzu Elf nan mengangkut rombongan besan tersebut, sambung dia, melaju dari arah Jalan Tole Iskandar hendak ke Perumahan Grand Depok City, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, dengan melewati turunan berkelok-kelok.
Sesampainya di turunan dekat jembatan Pondok Gurame, Mikrobus Isuzu Elf lampau oleng ke sebelah kiri jalan dan terbalik ke lembah sedalam lima meter. "Kejadian tersebut merupakan kecelakaan lampau lintas tunggal," ujar Suwarno.
Polisi dibantu petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dan penduduk sekitar bergerak sigap mengeluarkan korban dan nemberikan perhatian unik pada korban nan terjepit menggunakan tandu.
Proses pengamanan penumpang dari dalam mikrobus nan terbalik dilakukan dengan sangat hati-hati dan satu per satu untuk mencegah cedera nan lebih parah.
"Petugas membawa korban ke tempat nan kondusif dan terbuka dan membalut luka nan berdarah sebelum korban dibawa ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans," papar Suwarno.
Suwarno menambahkan arus lampau lintas di letak kecelakaan sempat mengalami kemacetan parah akibat posisi kendaraan nan menutupi sebagian badan jalan serta banyaknya pengguna jalan nan memperlambat laju kendaraan.
"Aparat kepolisian dan petugas mengenai dikerahkan ke letak untuk mengatur buka-tutup jalur dan mengurai antrean kendaraan. Kendaraan nan terlibat kecelakaan langsung dievakuasi, pengendara nan mengurangi kecepatan telah kembali melanjutkan perjalanan," tutupnya (KG/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·