Misi Intelijen Andoni Iraola di Piala Dunia: Menanti Kebangkitan Liverpool

Sedang Trending 6 hari yang lalu
 Menanti Kebangkitan Liverpool Pelatih anyar Liverpool Andoni Iraola(X @LFC)

PELATIH anyar Liverpool, Andoni Iraola, menjadikan panggung Piala Dunia 2026 sebagai misi pencarian kebenaran terhadap skuat nan diwarisinya. Setelah menggantikan Arne Slot, pembimbing asal Spanyol ini mulai merumuskan rencana besar untuk menyegarkan kembali The Reds nan sempat terpuruk dalam upaya mempertahankan gelar Liga Primer Inggris, musim lalu.

Menanti Magis Florian Wirtz

Salah satu tugas utama Iraola adalah membangkitkan potensi Florian Wirtz. Pemain Jerman berumur 23 tahun ini didatangkan dengan rekor transfer sebesar £116 juta, namun dia tetap kesulitan menemukan posisi terbaiknya di Anfield.

Dalam kemenangan telak Jerman 7-1 atas Curacao di Houston, Wirtz tampil memukau di sisi kiri. Ia mencatatkan 39 sentuhan di sepertiga akhir lapangan dan memberikan assist untuk gol Felix Nmecha.

Mantan striker Inggris, Chris Sutton, mencatat bahwa Wirtz terlihat bermain dengan kebebasan nan tidak terlihat di Liverpool musim lalu. Iraola sekarang mempunyai pertimbangan serius untuk menempatkan Wirtz di posisi tersebut, mengingat performa Cody Gakpo nan menurun.

Pilar Belanda: Van Dijk dan Gravenberch Bersinar

Di Dallas, Virgil van Dijk membuktikan dirinya tetap menjadi pilar utama meski bakal menginjak usia 35 tahun Juli mendatang. Dalam hasil seri 2-2 Belanda melawan Jepang, Van Dijk mencetak gol melalui sundulan dan terpilih sebagai Man of the Match.

Kabar baik juga datang dari Ryan Gravenberch. Gelandang memperkuat ini memberikan assist untuk gol Van Dijk dan Crysencio Summerville. Statistik mencatat bahwa kombinasi Gravenberch-Van Dijk adalah kali kedua pemain Liverpool saling memberi assist dan mencetak gol di Piala Dunia sejak 1966. Namun, Iraola mungkin sedikit cemas dengan Cody Gakpo nan tampil kurang menggigit dan tampak mudah terbaca oleh pertahanan lawan.

Yan Diomande: Calon Penerus Mohamed Salah?

Mengisi kekosongan nan ditinggalkan Mohamed Salah menjadi prioritas Iraola. Nama Yan Diomande dari RB Leipzig muncul sebagai kandidat kuat. Pemain berumur 19 tahun ini tampil impresif saat Pantai Gading menang 1-0 atas Ekuador.

Diomande menunjukkan elastisitas dengan bermain di sayap kanan dan kiri, menciptakan lima peluang, dan merepotkan pertahanan musuh dengan kecepatannya. Mengingat rekam jejak Iraola dalam mengembangkan pemain muda saat di Bournemouth, Diomande dianggap sangat cocok dengan profil pemain nan dibutuhkan Liverpool.

Kebangkitan Alexander Isak

Kabar paling menggembirakan bagi Iraola mungkin datang dari Monterrey. Alexander Isak, nan musim lampau diganggu cedera patah kaki dan penurunan performa, tampil tajam saat Swedia melumat Tunisia 5-1. Isak mencetak satu gol dan memberikan satu assist untuk Viktor Gyokeres.

Dengan absennya Hugo Ekitike hingga tahun depan, kembalinya ketajaman Isak menjadi angin segar bagi lini depan Liverpool. Iraola tentu berambisi Isak dapat membawa performa klinis ini kembali ke Anfield saat musim baru dimulai. (bbc/Z-1)

Statistik Kunci Pemain Liverpool di Hari Ke-4 Piala Dunia:

Pemain Laga Kontribusi Status
Florian Wirtz Jerman vs Curacao 1 Assist Sangat Impresif
Virgil van Dijk Belanda vs Jepang 1 Gol Man of the Match
Alexander Isak Swedia vs Tunisia 1 Gol, 1 Assist Man of the Match
Yan Diomande Pantai Gading vs Ekuador 5 Peluang Diciptakan Target Transfer
Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia