Miris! Banyak Sampah Dibuang ke Sungai Cibanten, Bahkan Ada Kasur

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Kota Serang -

Tumpukan sampah tetap mengotori Sungai Cibanten wilayah Kota Serang, Banten. Meski sudah ada upaya pembersihan, tumpukan sampah tetap ditemukan di titik lain.

Dilihat detikcom di lokasi, Kamis (11/6/2026), sampah menumpuk di wilayah Kasemen, Kota Serang. Beragam sampah nan menumpuk merupakan sampah plastik, stirofoam, dan kayu, apalagi kasur.

Tumpukan sampah tersebut menimbulkan aroma nan tak sedap. Lalat-lalat pun beterbangan di sekitar letak sampah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, air Kali Cibanten tetap berwarna cokelat. Selain itu, ikan sapu-sapu banyak terlihat di area sungai.

Komunitas Peduli Sungai Cibanten berbareng pemerintah sempat membersihkan Sungai Cibanten. Namun, rupanya tetap tumpukan sampah nan di titik nan menandakan kondisi kotornya sungai.

Tumpukan sampah tetap mengotori Sungai Cibanten wilayah Kota Serang, Banten. Meski sudah ada upaya pembersihan, tumpukan sampah tetap ditemukan di titik lain. (Arief I/detikcom)Camat Kasemen, Sugiri, menyebut sampah nan mengumpul merupakan sampah rumah tangga (Arief I/detikcom)

Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, menyebut tumpukan sampah tepatnya berada di belakang Perumahan Harmoni 2 Kasemen dengan hamparan panjang sekitar 100 meter.

"Kita kemarin (Sabtu), bersih-bersih di titik Unyur, rupanya ada titik nan lebih parah," kata Lulu.

Lulu menyebut kelompoknya sering membersihkan sampah di Sungai Cibanten. Namun, sampah kembali menumpuk. Dia berambisi ada ketegasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk memberi hukuman kepada pembuang sampah ke sungai.

"Kesadaran masyarakat kudu ditingkatkan sekaligus kudu ada hukuman dari pemerintah. Kalau tidak ada hukuman ya percuma," kata Lulu.

Sementara itu, Camat Kasemen, Sugiri, menyebut sampah nan mengumpul merupakan sampah rumah tangga. Kondisi sosialnya dipengaruhi oleh air sungai nan surut.

"Sampah itu dari masyarakat nan tetap banyak membuang di kali dan sampah di bantaran kali turun ke kali, dan ketika airnya surut tidak kedorong," ujar Sugiri.

Sugiri menyebut bakal ada pembersihan sampah pada Sabtu (13/6). Ia bakal melibatkan penduduk untuk membersihkan Sungai Cibanten untuk meningkatkan kesadaran berbareng menjaga kebersihan lingkungan.

"Insyaallah Sabtu, kita libatkan penduduk RT, RW, dan lurah bersama-sama dengan pegiat Kali Cibanten, Kang Lulu," ujarnya.

(aik/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News