Microsoft Perkenalkan Fitur AI Baru Bernama Fix an issue, Tapi Pengguna Mungkin Kurang Suka!

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Microsoft baru baru ini tampaknya sedang menyiapkan fitur AI baru untuk Edge nan dirancang membantu pengguna mengatasi masalah saat sedang berselancar di web. Namun mungkin fitur ini bakal sangat kurang disukai pengguna lantaran ini juga bakal mengumpulkan sejumlah info pengguna.

Tapi, meskipun begitu Microsoft menegaskan bahwa pengumpulan info tersebut ditujukan untuk keperluan diagnostik, bukan untuk memantau aktivitas browsing secara diam-diam.

Nah fitur nan diberi nama Fix an issue ini nantinya tersedia melalui Settings Microsoft Edge, nan langkah kerjanya mirip chatbot AI, di mana pengguna bisa menjelaskan masalah nan sedang dihadapi dan AI bakal mencoba memberikan solusi.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Nah melalui fitur ini, pengguna bakal mendapatkan beberapa saran masalah nan bisa dipilih, dan jika masalah nan dialami tidak tersedia dalam daftar, pengguna juga bisa menuliskan pertanyaan alias petunjuk sendiri.

AI kemudian bakal mencoba menganalisis masalah tersebut dan memberikan penjelasan maupun rekomendasi untuk menyelesaikannya.

Nah, untuk membantu proses tersebut, Microsoft mengonfirmasi bahwa Edge dapat mengumpulkan info diagnostik opsional dan info mengenai kondisi Settings saat itu, tetapi hanya ketika pengguna secara definitif memulai proses troubleshooting dan memberikan persetujuan.

Microsoft juga menegaskan bahwa pengumpulan info tersebut hanya berjalan selama sesi troubleshooting aktif, bukan secara terus-menerus di latar belakang.

Pengumpulan Data Bisa Dimatikan

Nah untuk Anda nan kurang nyaman dengan dengan pengumpulan data, Microsoft menyediakan opsi untuk menonaktifkannya melalui Settings > Copilot and AI.

Microsoft juga bakal memberikan penjelasan mengenai jenis info nan digunakan serta argumen pengumpulannya, sehingga pengguna bisa memahami apa nan mereka setujui sebelum menggunakan fitur tersebut.

Selain itu, Microsoft menyebut Fix an issue tidak mengakses alias menggunakan sumber daya nan berangkaian dengan pekerjaan, lantaran fitur ini juga telah melalui pengetesan dan peninjauan untuk mengidentifikasi akibat privasi serta kemungkinan AI memberikan pedoman nan menyesatkan.

Apakah AI Selalu Bisa Memperbaiki Masalah?

Jawabannya sih tentu tidak , kita tahu bahwa AI ini kadang melantur dan sering kali tidak sesuai dengan apa nan kita harapkan, dan bahkanMicrosoft mengakui bahwa jawaban AI terkadang bisa tidak jeli alias tidak lengkap. Ada pula masalah nan tidak bisa didiagnosis secara otomatis, sehingga pengguna mungkin tetap perlu melakukan langkah perbaikan secara manual alias mencari support tambahan.

Baca Juga : Microsoft Jelaskan Kenapa Kamu Sebaiknya Tidak Memasang Dua Antivirus Sekaligus

Dan untuk saat ini, Fix an issue tetap merupakan fitur nan sedang disiapkan Microsoft untuk Edge, belum ada info pasti mengenai kapan fitur ini bakal tersedia secara luas untuk seluruh pengguna.

Jadi, meskipun fitur ini berpotensi mempermudah troubleshooting langsung dari browser, namun bisa saja fitur ini tidak jadi dihadirkan, apalagi jika banyak pengguna protes mengenai penggunaan info nan tidak diharapkan.

Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.

Via: X


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com
↑