Microsoft Hapus Fitur Transfer PC Lokal Windows 11, Pengguna Kini Didorong Pakai OneDrive

Sedang Trending 10 jam yang lalu

Microsoft kembali membikin keputusan nan mungkin tidak disukai sebagian pengguna Windows 11, dimana mereka secara resmi menghapus fitur PC-to-PC Migration, sebuah fitur bawaan nan memungkinkan pengguna memindahkan file dan pengaturan dari PC lama ke PC baru melalui jaringan lokal.

Nah fitur ini sendiri dihapus melalui optional pembaruan bulan September 2026, kemudian perubahannya menjangkau lebih banyak pengguna lewat pembaruan Patch Tuesday 13 Oktober 2026 (KB5127648).

Dan sebagai gantinya, Microsoft merekomendasikan penggunaan Windows Backup, nan mengandalkan OneDrive untuk menyimpan dan memulihkan info melalui akun Microsoft, namun kita tahu bahwa masalahnya, kapabilitas cuma-cuma OneDrive hanya 5GB saja.

Transfer Lokal Digantikan Backup Berbasis Cloud

Sebelumnya, PC-to-PC Migration memungkinkan pengguna menghubungkan dua komputer melalui Wi-Fi alias Ethernet, dimana pengguna cukup memasangkan kedua perangkat menggunakan nama PC lama dan kode sekali pakai, memilih berkas nan mau dipindahkan, lampau menunggu proses transfer selesai.

Dan menariknya, fitur ini bisa memindahkan beragam folder, termasuk Downloads dan berkas unik di luar direktori profil pengguna, dan apalagi dokumentasi Microsoft memperlihatkan contoh transfer hingga 118GB.

Namun, fitur ini memang mempunyai keterbatasan, dimana aplikasi nan terinstal, password, kredensial login, file OneDrive, dan beberapa berkas sistem tidak ikut dipindahkan.

Dan sekarang, Microsoft mengarahkan pengguna ke Windows Backup, nan maa mana fitur tersebut dapat membackup berkas Desktop, Documents, Pictures, Videos, dan Music ke OneDrive.

OneDrive Gratis Hanya 5GB

Nah Windows Backup memang punya kelebihan, lantaran selain file, fitur ini dapat menyimpan daftar aplikasi, jaringan Wi-Fi, password, dan beberapa pengaturan nan bisa dipulihkan ketika pengguna menyiapkan PC baru.

Namun, ada syarat nan perlu diperhatikan, dimana Windows Backup memerlukan akun Microsoft pribadi dan proses backup berkas mengandalkan OneDrive, sehingga dengan kapabilitas cuma-cuma hanya 5GB, pengguna nan mempunyai info lebih besar kudu membeli ruang penyimpanan tambahan alias mencari pengganti lain.

Dan ironisnya nih guys, Microsoft sendiri pernah memperlihatkan contoh Windows Backup dengan penggunaan 4,5GB dari total 5GB penyimpanan gratis, artinya, kapabilitas tersebut bisa sigap habis.

Microsoft Menghapus Solusi nan Baru Saja Dihadirkan

Nah bisa dibilang PC-to-PC Migration sebenarnya merupakan penerus spiritual Windows Easy Transfer nan pernah tersedia pada era Windows 7, dimana Microsoft mulai menguji fitur ini pada Mei 2025, kemudian mengumumkan peluncurannya secara berjenjang pada Juni 2025, selain itu, dokumentasi dukungannya apalagi sudah tersedia pada Juli 2025.

Namun, belum genap dua tahun, fitur tersebut justru dihapus tanpa penjelasan unik mengenai alasannya, apalagi hanya sekilas saja dijelaskan di changelog pembaruan September 2026.

Microsoft memang tetap memungkinkan pengguna memindahkan file secara manual menggunakan USB drive, hard disk eksternal, alias network share, hanya saja, tidak ada lagi pedoman transfer lokal terintegrasi seperti sebelumnya.

Dan pada akhirnya, Windows Backup dan PC-to-PC Migration sebenarnya punya kegunaan nan berbeda, nan satu merupakan jasa backup berbasis cloud, sedangkan nan lain adalah perangkat untuk memindahkan info secara langsung.

Namun disayangkan, fitur ini sudah dihapus apalagi saya sendiri belum pernah menggunakannya. Nah gimana menurutmu guys? apakah Anda pernah pakai fitur ini? komen dibawah.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com
↑