Meski Swasembada, RI Impor Beras 1.000 Ton dari AS

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Minggu, 22 Februari 2026 |16:22 WIB

Meski Swasembada, RI Impor Beras 1.000 Ton dari AS

Pemerintah Indonesia membuka alokasi impor beras sebesar 1.000 ton dari Amerika Serikat (AS). (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia membuka alokasi impor beras sebesar 1.000 ton dari Amerika Serikat (AS) meski produksi dalam negeri tetap swasembada. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari penerapan kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto menjelaskan, impor nan diberikan merupakan untuk beras dengan pengelompokkan unik dan tidak berkarakter massal.

"Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras pengelompokkan unik asal AS, namun tetap realisasinya tergantung permintaan dalam negeri," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (22/2/2026).

Ia menegaskan, dalam lima tahun terakhir Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS. Karena itu, komitmen impor sebesar 1.000 ton dinilai tidak bakal berakibat signifikan terhadap produksi nasional.

Haryo mengungkap bahwa produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,69 juta ton. Dengan demikian, alokasi impor 1.000 ton tersebut hanya sebagian mini dari total produksi nasional.

"Dalam 5 tahun terakhir, Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS. Komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 Ton tidak signifikan alias hanya sekitar 0,00003% dari total produksi beras nasional nan mencapai 34,69 Juta Ton tahun 2025," jelasnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com