Taufik Fajar
, Jurnalis-Sabtu, 17 Oktober 2026 |22:37 WIB

Mentrans Iftitah (Foto: Okezone)
JAKARTA – Daging buah pala nan selama ini dibiarkan terbuang begitu saja, sekarang bisa diolah menjadi sirup dan teh rempah nan bisa dijual.
Warga kampung Weri-Saharey menjadikannya sebagai sumber pendapatan tambahan setelah dilatih oleh Tim 2 Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin (Unhas).
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan pendampingan seperti ini membuktikan potensi penduduk nan selama ini terabaikan bisa jadi sumber penghasilan.
“Segala sesuatu nan dinilai oleh masyarakat biasa tidak ada harganya, oleh orang-orang nan berilmu, berilmu bisa dibantu untuk menghasilkan sesuatu produk menjadi uang,” kata Mentrans Iftitah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/10/2026).
Warga Kampung Weri dan Saharey menyebut daging buah pala sebagai 'kulit' lantaran bagian itu membungkus biji. Ibu Wantamo, penduduk Kampung Saharey asal Buton, merasakan sendiri sungguh banyak pala nan terbuang percuma selama ini.

“Kalau kulitnya ini, dibuang saja di bawah pohon. Saya sendiri belum tahu manfaatnya ini mau bikin apa, tidak tahu,” ujar Ibu Wantamo.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·