Menteri UMKM Sebut Bunga Kredit Ultra Mikro Turun Jadi 8%

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan kembang angsuran ultra mikro diturunkan menjadi 8% dari nan semula mencapai 25%. Hal ini sebagai tindak lanjut dari pengarahan Presiden Prabowo Subianto.

"Alhamdulillah, di dalam rapat komite pembiayaan ini diputuskan pinjaman mereka turun dari range 18-25% menjadi 8%," ujar Maman di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Maman mengatakan kembang angsuran ini bertindak untuk 10-25 juta pelaku upaya ultra mikro di bawah bimbingan PNM Mekaar. Maman menerangkan selama ini besaran kembang angsuran nan ditanggung oleh pelaku upaya ultra mikro di kisaran 18 hingga 25% dan telah bertindak selama belasan tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini bertindak untuk kurang lebih sekitar 10-15 juta ibu-ibu pengusaha ultra super mikro di tanah air kita nan di bawah bimbingan PNM. Itu tadi diputuskan pinjaman untuk mereka itu diangkat sekitar 8 persen pinjamannya," terang Maman.

Alasan Bunga Kredit Tinggi

Ia membeberkan argumen besaran kembang angsuran pengguna bisa tergolong tinggi. Alasannya, PNM kudu membiayai operasional account officer (AO) nan melakukan pendampingan ketat dari rumah ke rumah. Pemerintah pun memutuskan menyuntik subsidi kembang angsuran sekitar 10% dalam kisaran pinjaman itu.

"Jadi, di PNM itu mereka punya account officer, account officer memberikan pendampingan, monitoring lah kepada ibu-ibu ini. Jadi diberikan subsidi kurang lebih sekitar 10 persen di dalam range pinjaman ini. Jadi alhamdulillah tadi sudah dikalkulasikan kelak kembang pinjamannya sekitar kurang lebih 8 persen," beber ia.

Menindaklanjuti perihal itu, saat ini PNM dan Danantara tengah menggodok payung norma agar patokan baru ini bisa segera diimplementasikan di lapangan.

"Alhamdulillah ini tadi sudah diputuskan dan bakal segera ditindaklanjuti oleh PNM bersama-sama dengan Danantara, tinggal kelak sedang disiapkan payung hukumnya," jelasnya.

Bunga Kredit Super Mikro Tinggi

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto Prabowo bicara soal angsuran super mikro seperti PNM Mekaar dengan kembang nan tinggi. Pinjaman mikro nan rentang jumlahnya di bawah Rp 10 juta dikenakan kembang sampai 24%, padahal nan meminjam orang kecil.

Dia mengaku miris, pengusaha besar pinjam duit ke bank untuk modal upaya bisa mendapatkan kembang 9-10%, sementara pinjaman orang mini bunganya dua kali lipat. Prabowo menekankan dia telah mengeluarkan keputusan politik krusial untuk menekan angsuran upaya mikro menjadi di bawah 9%.

"Ini keputusan politik. Saya sudah ambil, bahwa kembang untuk angsuran madani untuk angsuran prasejahtera dari 24% kita turunkan di bawah 10%, di bawah 9%," beber Prabowo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

(rea/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance