Menteri Israel Itamar Ben Gvir Unggah Video Aktivis Global Sumud Flotilla : Tangan Diikat Posisi Berlutut

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
 Tangan Diikat Posisi Berlutut Menteri Israel Itamar Ben Gevr mengunggah video mengenai kondisi aktivis Global Sumud Flotilla nan ditahan militer Israel(Sosial media X)

MENTERI Israel Itamar Ben-Gvir mengunggah video langkah Israel memperlakukan aktivis Global Sumud Flotilla nan ditahan dalam perjalanan misi kemanusiaan menuju Gaza. Dilansir Al Jazeera Kamis (2/15), unggahan Ben-Gvir menulis 'Selamat datang di Israel'. Dalam video itu, diputar lagu kebangsaan Israel. 

Video Ben-Gvir membikin banyak ketua dan menteri-menteri luar negeri marah.  Sejumlah negara ialah Prancis, Belanda, dan Kanada memanggil duta besar Israel atas corak kemarahan terhadap langkah Israel memperlakukan aktivis nan diculik.

"Gambar-gambar Menteri Israel Ben Gvir tidak dapat diterima. Tidak dapat diterima bahwa para pengunjuk rasa ini, termasuk banyak penduduk negara Italia, diperlakukan dengan langkah nan melanggar martabat manusia mereka," ujar Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni nan disampaikan di akun media sosial X.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mendesak agar Israel membebaskan penduduk negaranya segera.

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand mengatakan masalah tersebut tidak manusiawi terhadap penduduk sipil. Ia menjanjikan bakal bertindak secepatnya.

"Kami bertindak dengan sangat mendesak," ujar dia.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyampaikan ada penduduk negaranya nan diculik di laut Mediterania dalam perjalanan menuju Gaza. Menurutnya itu perairan nan bukan teritorial Israel. 

"Apakah itu tanah Israel? Jika terjadi konflik, dapatkah mereka menyita dan menahan kapal negara ketiga?" imbuhnya.

Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menyatakan perihal nan dilakukan Israel mengerikan seraya menyerukan pembebasan segera para aktivis.

Dari 9 WNI nan ditahan, ada wartawan Indonesia ditangkap militer Israel setelah kapal rombongan Global Sumud Flotila 2.0 dicegat Angkatan Laut Israel di perairan internasional, Senin (18/5) malam waktu Jakarta. Ketiganya adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV. (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia