Mentan Cabut Izin Distribusi Pupuk Subsidi Usai Terima Laporan Mahasiswa

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

, JAKARTA, – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencabut izin pengedaran pupuk subsidi setelah menerima laporan dari mahasiswa mengenai dugaan pelanggaran. Langkah ini diambil sebagai upaya tegas untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan produktivitas pangan di Indonesia.

"Dicabut (izinnya) tadi sudah dicabut. Cuma 10 menit dicabut lantaran pencabutan izinnya melalui online. Terima kasih mahasiswa, inilah nan kita harapkan," kata Mentan usai obrolan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beragam perguruan tinggi di Indonesia di Jakarta, Rabu.

Dalam forum nan dihadiri sekitar 118 perwakilan mahasiswa, Mentan langsung merespons laporan dugaan pelanggaran di sektor pertanian. Dua laporan nan ditindaklanjuti adalah dugaan peredaran bawang merah terlarangan di Sumatera Utara dan kelangkaan pupuk subsidi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mentan secara langsung menghubungi abdi negara penegak norma di Sumatera Utara mengenai bawang merah ilegal. Ia menegaskan bahwa praktik terlarangan tersebut merusak nilai pasar dan kesejahteraan petani.

"Nah itu ditangkap, masukkan penjara. Kapan negeri ini bisa makmur jika ada pembiaran? Sama dengan beternak kejahatan di republik ini," ujarnya.

Laporan mahasiswa dari NTB mengenai kelangkaan pupuk subsidi juga mendapat respons cepat. Mentan menegaskan komitmennya untuk menelusuri pengedaran pupuk di wilayah tersebut dan memastikan tidak ada penyimpangan.

Ia mengapresiasi peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawasi kebijakan publik, khususnya di sektor pertanian. "Kita butuh pengkritik nan konstruktif. Bukan fitnah, tapi kritik berbasis data," tambahnya.

Koordinator BEM SI Wilayah Sumatera Utara, Muzan Mirisan, menyambut baik respons sigap Mentan. Ia berambisi mafia pertanian, terutama mengenai bawang merah ilegal, dapat dibasmi.

Mahasiswa asal NTB, Muhammad Abdi Maludin, juga mengapresiasi keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi mahasiswa. "Saya lihat Pak Menteri langsung merespon dan berkoordinasi saat itu juga. Ini nan kami harapkan," katanya.

Melalui forum perbincangan ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan generasi muda dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat, transparan, dan tegas.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional
↑