Mentan Amran Buka-Bukaan: Siapa Saja Boleh Cek Langsung Stok Cadangan Beras Pemerintah

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sebab, kata Amran, bukan hanya BPS nan menyatakan adanya peningkatan pesat produksi beras Indonesia, Namun juga Data Food and Agriculture Organization (FAO) serta United States Department of Agriculture (USDA) juga menyatakan demikian.

"(Data) FAO (produksi beras Indonesia) 35,6 (juta ton). United States Department of Agriculture ini 34,6 (juta ton). Artinya, Amerika mengatakan (produksi beras Indonesia) 34,6 (juta ton). FAO 35 (juta ton)," beber dia.

Amran menambahkan, menurut kalkulasi FAO, produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton. Sementara info USDA menyebut produksi beras Indonesia sebesar 34,6 juta ton pada 2025. Serupa dengan info BPS.

Dia mengungkap, peningkatan produksi beras merupakan hasil dari beragam kebijakan pemerintah. Mulai dari pembangunan irigasi, pompanisasi, perbaikan benih, hingga cetak sawah baru.

"Dari pompanisasi misalnya, luas tanam padi dapat ditingkatkan. Sawah-sawah tadah hujan nan biasanya hanya panen sekali dalam setahun, jadi bisa panen dua kali dalam setahun. Tidak lagi berjuntai pada musim hujan," beber Amran.

"Dari pompanisasi lahan pertanian seluas 1 juta hektare saja, bisa diperoleh peningkatan produksi hingga 5 juta ton Gabah Kering Panen (GKP). Rata-rata hasil panen padi di Indonesia mencapai 5 juta ton GKP per hektare. Kita tanam hanya satu kali menjadi 2 kali lantaran pomponisasi. Naik lah 1 juta (hektare). Kalau 1 juta (hektare), itu (panen naik) 5 juta ton (GKP)," imbuh Amran.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita