
Mensos Saifulllah Yusuf (Foto: Dok)
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf namalain Gus Ipul meminta ustad pelaku kekerasan seksual di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, dihukum berat. Bahkan, menurutnya, balasan penjara seumur hidup perlu dipertimbangkan untuk memberikan pengaruh jera.
“Kita mengutuk keras kejadian itu, kita minta pelaku dihukum sekeras-kerasnya, seberat-beratnya, seumur hidup jika perlu agar ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” ujar Gus Ipul, dikutip Minggu (17/5/2026).
Sejalan dengan itu, pemerintah dipastikannya juga bakal berada di sisi korban. Ia menegaskan, negara bakal menjamin perlindungan, rehabilitasi, hingga pemberdayaan korban.
“Kita semua berdiri di sisi korban, kami dengan Pak Bupati bakal bekerja sama untuk memberikan perlindungan, rehabilitasi, dan pemberdayaan,” katanya.
Gus Ipul menerangkan pemerintah tengah mengatur pendidikan bagi santri dan santriwati nan menempuh pendidikan di ponpes tersebut. Ia memastikan, akses pendidikan anak-anak tidak bakal terputus.
“Pada dasarnya, kita mau akses pendidikan pada anak-anak kita tetap bisa diperoleh. Mereka bisa berguru di tempat nan paling aman, paling nyaman, dan paling memungkinkan,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·