Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Tak Hadir di KTT ASEAN-Rusia

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Di sisi lain, dari segi hubungan bilateral antaranegara, Indonesia dan Rusia sebenarnya telah mengunci komitmen strategis tingkat tinggi lebih awal.

Hal ini terjadi saat Presiden Prabowo melakukan kunjungan kehormatan dan menggelar pertemuan bilateral tatap muka dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin pada Maret 2026 silam.

"Beberapa waktu nan lampau kan juga beliau sudah berjumpa dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal. Dan dari beberapa perihal nan komitmen kerjasama juga sudah ada beberapa nan ditindaklanjuti secara teknis," sambung Prasetyo menambahkan bahwa penerapan kerja sama kedua negara sudah melangkah di level kementerian teknis.

KTT Rusia-ASEAN tahun ini sendiri digelar untuk memperingati 35 tahun kemitraan kedua belah pihak dengan konsentrasi penguatan di sektor ekonomi, energi, teknologi, serta stabilitas kawasan.

Momentum ini juga bertepatan dengan 50 tahun hubungan diplomatik Rusia dan Filipina, di mana Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. bertindak sebagai ketua ASEAN sekaligus tamu kehormatan.

Meski tidak datang secara bentuk di Kazan, posisi Indonesia dipastikan tetap krusial dengan kehadiran Menteri Luar Negeri RI Sugiono nan ditunjuk resmi untuk mewakili Presiden Prabowo.

Menlu Sugiono dijadwalkan mengikuti seluruh rangkaian aktivitas termasuk Russia-ASEAN Business Forum, sementara Presiden Vladimir Putin juga diagendakan menggelar sejumlah pertemuan bilateral di sela-sela KTT tersebut.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑