Menko Airlangga Buka Suara soal MSCI Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI ke Standalone Market

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |13:46 WIB

Menko Airlangga Buka Suara soal MSCI Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI ke Standalone Market

Menko Airlangga (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mempertanyakan sikap Morgan Stanley Capital International (MSCI) nan mendadak mempertimbangkan penurunan status pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Menurutnya, tindakan MSCI tersebut menimbulkan tanda tanya besar, mengingat rumor nan dimunculkan tidak dibahas dalam pertemuan antara sejumlah pemangku kepentingan sektor finansial Indonesia dan MSCI di Bangkok, Thailand, pada Selasa (13/10/2026).

"Kenapa sudah ketemu di Thailand kemarin tak bicara pasal ini? Bukan ini kan ada tanda tanya besar. Kemarin di Thailand kok gak ngomong nan ini, padahal nan kemarin itu seminggu juga belum. Ya tentu kita lihat aja tapi kita tidak boleh suudzon," kata Airlangga saat dijumpai, Jumat (16/10/2026).

Ia juga mempertanyakan argumen MSCI terus memberikan tenggat waktu mengenai penilaian pasar saham Indonesia. Menurut Airlangga, persoalan nan disoroti MSCI justru tidak menjadi perhatian lembaga pemeringkat lainnya.

"Kenapa rating agency nan lain tidak mempersoalkan perihal ini, dan kenapa MSCI secara sistematik selalu membuka alias membikin deadline, apalagi kemarin nan ketemu di Bangkok kan pimpinannya, bukan analisnya," sebutnya.

Di sisi lain, Airlangga menegaskan bahwa esensial perekonomian Indonesia tetap dalam kondisi kuat. Ia menilai tekanan nan terjadi di pasar finansial saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh aspek sentimen.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑